KOTA - Hujan lebat yang mengguyur Kota Mojokerto pada Rabu (4/3) menyisakan genangan banjir di SDN Blooto, Kecamatan Prajurit Kulon. Hingga kemarin (5/2) siang, air masih menggenangi seluruh halaman depan sekolah dan belum menunjukkan tanda-tanda surut.
Salah satu wali murid, AN, menilai buruknya sistem drainase menjadi penyebab utama banjir tersebut. Ia mengatakan, persoalan genangan air di sekolah itu sudah terjadi bertahun-tahun, namun hingga kini belum ada perbaikan berarti dari Pemkot Mojokerto.
'’Setiap hujan deras pasti banjir. Ini sudah lama, tapi tidak pernah ditangani secara serius,’’ keluhnya kepada Jawa Pos Radar Mojokerto, kemarin (5/2).
Meski air tidak sampai masuk ke ruang kelas, genangan yang menutup seluruh halaman sekolah. Kondisi itu dinilai membuat lingkungan menjadi kumuh dan tidak sehat. Praktis, dikhawatirkan berdampak pada kesehatan para siswa. ’’Kalau lingkungan kumuh, kami khawatir akan berpengaruh pada kesehatan anak-anak,’’ tambah AN.
Para wali murid juga menilai pemerintah lamban dalam menangani persoalan banjir di fasilitas pendidikan, dan berharap ada langkah konkret untuk memperbaiki sistem drainase agar kejadian serupa tidak terus berulang. (fan/fen)
Editor : Fendy Hermansyah