MOJOKERTO RAYA - Usai pengisian pangkalan data sekolah dan siswa (PDSS) tuntas dilakukan, kini para sekolah mulai mendaftarkan siswanya yang hendak mendaftar ke perguruan tinggi. Yakni, dengan melakukan pendampingan dalam pembuatan akun Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB).
Seperti di SMAN 1 Mojosari, kemarin (4/2). Sekolah tersebut telah menuntaskan pengisian PDSS yang menjadi syarat untuk mendaftarkan peserta didik ke perguruan tinggi. ’’Kami sudah selesai mengisi, karena batas terakhir pengisian 2 Februari kemarin,’’ kata Wakasek Humas SMAN 1 Mojosari Yunius Irandata.
Kini, siswa kembali berfokus menyiapkan pembuatan akun SNPMB, utamanya bagi mereka yang akan mendaftar di jalur prestasi atau Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP). Randa menyebut, di SMAN 1 Mojosari, kuota eligible (siswa yang layak mendaftar di jalur prestasi) dibatasi sebanyak 193 siswa.
’’Ada 193 siswa eligible, dan untuk registrasi akun SNPMB di sekolah kami sudah berlangsung didampingi oleh guru BK,’’ imbuhnya. Berdasarkan jadwal yang dirilis secara nasional, pendaftaran SNBP 2026 berlangsung mulai Selasa (3/2) lalu. Proses pendaftaran SNBP 2026 akan berakhir pada 18 Februari nanti.
Kasi SMA PKLK Cabang Dinas Pendidikan (Cabdindik) Jawa Timur Wilayah Kabupaten dan Kota Mojokerto Imron Rosadi mengatakan, siswa kelas XII yang hendak melanjutkan ke perguruan tinggi sudah bisa mulai mendaftarkan akun SNPMB masing-masing. Akun tersebut berfungsi sebagai pintu masuk seluruh proses seleksi perguruan tinggi negeri (PTN).
’’Tanpa akun, siswa otomatis gugur bahkan sebelum seleksi dimulai,’’ katanya. Imron menuturkan, dalam akun SNPMB, seluruh data siswa akan tersimpan dan terkunci. Praktis, akun ini menjadi basis penilaian awal, khususnya untuk jalur prestasi.
’’Kesalahan data, keterlambatan registrasi, atau kegagalan menyimpan akun secara permanen bisa berdampak langsung pada peluang lolos seleksi,’’ ungkap dia. Adapun hasil pendaftaran SNBP akan diumumkan 31 Maret nanti. (oce/fen)
Editor : Fendy Hermansyah