Kegiatan tersebut merupakan hasil kerjasama Jawa Pos Radar Mojokerto dengan Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kabupaten dan Kota Mojokerto sekaligus Dinas Pendidikan Kabupaten Mojokerto. Program ini ditujukan untuk meningkatkan kompetensi jurnalistik sekaligus literasi menulis bagi para guru maupun siswa.
”Tim redaksi Jawa Pos Radar Mojokerto hadir membersamai sekolah tingkat SMP/MTs maupun SMA, SMK, dan MA untuk bersama-sama mempelajari ilmu jurnalistik hingga dunia konten kreator,” kata Pemimpin Redaksi Jawa Pos Radar Mojokerto Moch. Chariris, kemarin (28/1).
Dia menambahkan, program Jurnalis Mengajar ini juga bisa menjadi bekal bagi siswa agar terbiasa berliterasi, khususnya di dunia media dan kewartawanan. Di sisi lain, selama pelatihan, siswa maupun guru akan diberikan materi bagaimana menjadi wartawan yang bisa diaplikasikan di setiap kegiatan sekolah.
”Berkaca pada media sosial sekolah di Mojokerto Raya yang sebagian besar belum dimanfaatkan secara maksimal, sehingga harapan kami, program ini dapat memberikan awareness terhadap perkembangan dan prestasi sekolah selama melakukan pembelajaran,” tuturnya.
Chariris menambahkan, pelaksanaan program ini juga menjadi bagian dari rangkaian Hari Pers Nasional (HPN) 2026 sekaligus anniversary JPRM ke-25. Diharapkan, dari event bertema: Menjadi Jurnalis dalam 60 Menit, ini baik siswa maupun guru dapat menerima ilmu baru tentang dunia jurnalistik.
”Pelaksanaannya akan kita mulai 2-27 Februari nanti. Tidak hanya menyasar SMP/MTs, tapi juga SMA/SMK se-Mojokerto Raya,” tandas Chariris. (oce/ris)
Editor : Fendy Hermansyah