Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

30 Persen Sekolah di Mojokerto Raya Belum Finalisasi PDSS

Indah Oceananda • Selasa, 27 Januari 2026 | 07:00 WIB

 

PEMINATAN: Siswa SMA Negeri 1 Mojokerto mengikuti pelaksanaan seleksi bakat minat potensi sebagai tahapan sebelum mendaftar SNPMB, pekan lalu.
PEMINATAN: Siswa SMA Negeri 1 Mojokerto mengikuti pelaksanaan seleksi bakat minat potensi sebagai tahapan sebelum mendaftar SNPMB, pekan lalu.

MOJOKERTO RAYA – Cabang Dinas Pendidikan (Cabdindik) Jawa Timur Wilayah Kabupaten dan Kota Mojokerto mengimbau kepada lembaga satuan pendidikan agar segera menuntaskan pengisian pangkalan data siswa dan sekolah (PDSS). Sebab, proses tersebut jadi hal penting dalam proses Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2026. 

Kasi SMA PK-LK Cabdindik Jawa Timur Wilayah Kabupaten dan Kota Mojokerto Imron Rosadi mengungkapkan, hingga kemarin (26/1) tersisa 30 persen lembaga SMA, SMK, maupun SMA-LB yang belum melakukan finalisasi PDSS. Sehingga saat ini proses pengisian PDSS masih berlangsung karena belum seluruh sekolah melakukan finalisasi data. ’’Proses pengisian PDSS sudah berlangsung sejak 5 Januari kemarin, dan akan ditutup 2 Februari nanti,’’ katanya, Minggu (26/1). 

Ia menyebut, pekan ini menjadi masa kritis pengisian data PDSS. Sebab, dalam waktu yang tersisa, PDSS sebagai basis data, berisikan rekam jejak kinerja sekolah dan nilai rapor siswa yang eligible untuk mendaftar Seleksi Nasional Berbasis Prestasi (SNBP). ’’Ketika sekolah tidak menyelesaikan PDSS, siswa tidak bisa mendaftar SNBP,’’ ulasnya. 

Dengan demikian, pihaknya mendorong agar sekolah memanfaatkan peluang jalur masuk yang dinilainya paling mudah tersebut. Praktis, pengisian PDSS harus cermat dan dimasukkan dengan benar. ’’Langkah pengisian PDSS ini penting. Sebab, data masuk bakal menjadi acuan dalam penilaian dan penerimaan mahasiswa baru di perguruan tinggi negeri,’’ imbuh dia. 

Terdapat empat tahap pengisian PDSS. Meliputi, finalisasi data sekolah, data siswa, data kurikulum, dan data nilai. Sekolah wajib melakukan finalisasi PDSS. Siswa tak bisa mendaftar SNBP jika siswa tidak melakukan finalisasi PDSS. ’’Sekolah yang belum menuntaskan pengisian PDSS, kemungkinan memang masih dalam proses pengisian agar tidak melakukan kesalahan untuk data yang akan dijadikan acuan,’’ papar Imron.

Ketidaktepatan input atau keterlambatan pengisian PDSS, lanjutnya, berisiko menghambat peluang siswa untuk mendaftar melalui jalur SNBP. Oleh karenanya, sekolah dan siswa diimbau untuk mengikuti jadwal dengan ketat dan memastikan seluruh data terselesaikan sebelum batas waktu berakhir. ’’Kami imbau memang agar terus melakukan pendaftaran lebih awal. Sehingga tidak ada keterlambatan pengisian yang melebihi jadwal yang sudah ditentukan,’’ tandasnya. (oce/ris)

 

Editor : Fendy Hermansyah
#cabdindik mojokerto #pdss mojokerto #PDSS 2026 #Sekolah mojokerto