Ajang Menentukan Masa Depan Siswa, Gandeng 85 Perguruan Tinggi Negeri dan Swasta
MUSYAWARAH Guru Bimbingan Konseling (MGBK) se-Mojokerto Raya kembali memfasilitasi ribuan siswa kelas akhir untuk menentukan masa depan mereka melalui gelaran Edu Fair 2026. Berlangsung di GOR dan Seni Mojopahit, Kota Mojokerto, kemarin (19/1) event tersebut menghadirkan puluhan perguruan tinggi negeri (PTN) maupun swasta sebagai referensi studi lanjut bagi para siswa. Hal ini sekaligus menjadi ajang pemetaan minat bakat para siswa sebelum lulus nanti.
Kepala Cabang Dinas Pendidikan (Cabdindik) Wilayah Kabupaten dan Kota Mojokerto Pinky Hidayati memberikan semangat bagi para siswa kelas XII yang mengikuti ajang bertema Future Starts With You tersebut. Pinky menegaskan tujuan utama acara ini adalah untuk memberikan wawasan komprehensif agar siswa tidak salah langkah dalam menentukan masa depan.
’’Sebanyak 85 perguruan tinggi dan balai kerja maupun perwakilan-perwakilan alumni hadir memberikan pendampingan dalam event ini, untuk bisa menentukan pilihan perkuliahan yang tepat,’’ katanya saat membuka acara. Dia menyatakan, respons siswa dalam mengikuti event ini sangat luar biasa. Sebab, event ini juga bagian dari upaya meningkatkan kualitas pendidikan di Mojokerto Raya. Pinky berharap, edu fair kali ini mampu menjadi wadah bagi para siswa untuk belajar, bertanya, maupun bermimpi.
’’Artinya, dalam menentukan langkah-langkahnya, siswa tidak ikut-ikutan tren atau yang sedang viral. Tapi, memilih minat bakat sesuai kemampuannya, sehingga menjalani dunia perkuliahan bisa dengan mudah dan mampu menjawab tantangan-tantangan di masa depan. Dengan demikian, saya berharap semua siswa kelas XII bisa mulai merencakan masa depan yang cerah,’’ tandasnya.
Sementara itu, Ketua Pelaksana Edu Fair 2026 Agus Hadi Cahyono menuturkan, sebanyak 85 perguruan tinggi dan lembaga pendidikan profesi, baik negeri maupun swasta, turut berpartisipasi sebagai peserta pameran. Mereka merupakan institusi pendidikan yang berada di Jawa Timur dan Jawa Tengah.
’’Tercatat, kurang lebih 2.500 siswa kelas XII dari 75 sekolah di Mojokerto Raya yang mengikuti kegiatan ini. Untuk mengantisipasi antrean panjang dan memastikan kenyamanan, kami membagi kunjungan siswa ke dalam tiga sesi,’’ imbuh dia.
Dia menambahkan, layanan informasi seputar perguruan tinggi yang diberikan melalui Edu Fair 2026 ini bertujuan untuk memberikan wawasan bagi siswa tentang aktivitas perkuliahan atau kampus. ’’Biasanya siswa kelas XII ini masih bingung mencari kampus, memilih jurusan dan peluang untuk melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi. Oleh karenanya, kita selenggarakan edu fair ini sebagai gambaran agar lebih mantap dalam melangkah ke jenjang selanjutnya,’’ pungkasnya. (oce/ris)
Editor : Fendy Hermansyah