Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Distribusi Program MBG di Kota Mojokerto Belum Merata, Siswa Bawa Bekal dari Rumah

Indah Oceananda • Jumat, 9 Januari 2026 | 05:35 WIB

 

MENGIKUTI JADWAL: Siswa SMPN 6 Mojokerto baru menikmati paket program MBG yang telah didistribusikan perdana, Senin (5/1), usai operasional disetop bersamaan dengan libur semester ganjil.
MENGIKUTI JADWAL: Siswa SMPN 6 Mojokerto baru menikmati paket program MBG yang telah didistribusikan perdana, Senin (5/1), usai operasional disetop bersamaan dengan libur semester ganjil.
KOTA – Belum semua sekolah di Kota Mojokerto menerima kembali program Makan Bergizi Gratis (MBG) secara normal, kemarin (8/1). Meski beberapa Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) sudah beroperasi lagi, namun belum menjangkau secara menyeluruh. 

Seperti yang terjadi di SMAN 2 Mojokerto. Sejak awal masuk sekolah, Senin (5/1) hingga Kamis (8/1) lalu, para siswa belum menerima jatah MBG seperti sebelumnya. Alhasil, siswa terpaksa membawa bekal dari rumah hingga penyaluran MBG diumumkan kembali normal. ’’Mulai dari Senin awal masuk, siswa sudah kami informasikan membawa bekal dari rumah,’’ kata Wakasek Kesiswaan SMAN 2 Mojokerto Shyndu Utomo, kemarin (8/1). 

Ia menuturkan, distribusi MBG sedianya baru akan beroperasi Jumat (9/1) hari ini alias diundur dari jadwal sebelumnya yang telah ditentukan. ’’Kami dapat informasi dari SPPG-nya, baru bisa jalan normal lagi mulai besok (hari ini, Red),’’ imbuhnya.

Satgas MBG SPPG Wates Didik mengungkapkan, operasional unit dapur SPPG di Kecamatan Magersari ini baru akan berjalan lagi mulai hari ini (9/1). Jadwal operasional tersebut, lanjut dia, berdasarkan instruksi langsung dari Badan Gizi Nasional (BGN).

’’Insya Allah mulai besok (hari ini, Red). Instruksinya dari BGN, kita baru mulai distribusi ke sekolah-sekolah,’’ papar dia. 

Demikian pula di SPGG Permata Kuwung, Kelurahan Meri, Kecamatan Kranggan. Operasional unit dapur tersebut baru bisa berjalan hari ini usai mandek sementara per Kamis (1/1) lalu. ’’MBG untuk siswa kami yang di Yayasan Permata baru diterima besok (hari ini, Red). Sementara ini untuk makan siang siswa pakai jasa katering dari sekolah,’’ terang Kabid Humas Yayasan Permata Chusnul Chotimah.

Kondisi berbeda justru didapati di sejumlah lembaga lain. Kemarin (8/1), beberapa satuan pendidikan sudah menerima program MBG dari SPPG di wilayah Kecamatan Prajurit Kulon. Seperti di SMPN 6 Mojokerto. ’’Alhamdulillah, hari ini (kemarin, Red) sudah mulai dibagikan lagi,’’ beber Kepala SMPN 6 Mojokerto Widayatiningsih. 

Di SPPG Miji dan Purwotengah, operasional sekaligus pembagian MBG kepada masyarakat juga berangsunr normal. Pengelola SPPG Miji, Retno Puji Astuti menyebutkan, keberlangsungan produksi hingga distribusi MBG di unit dapur yang dikelolanya sudah berjalan sesuai jadwal yang ditentukan BGN.

’’Sudah mulai aktif lagi per hari ini (kemarin, Red). Memang ada yang belum, tapi mayoritas semua mulai normal operasional. Jadi, tergantung SPPG-nya masing-masing,’’ tandasnya. (oce/ris)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Editor : Fendy Hermansyah
#distribusi MBG #Sppg mojokerto #program mbg #mbg mojokerto