Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

SPPG di Kota Mojokerto Kompak Mandek Beroperasi, Ini Penyebabnya

Indah Oceananda • Sabtu, 3 Januari 2026 | 07:55 WIB

 

DIBERHENTIKAN: Siswa SMPN 8 Mojokerto saat menikmati MBG yang dibagikan beberapa waktu lalu. Awal Januari ini, operasional SPPG di kota diinstruksikan mandek sementara.
DIBERHENTIKAN: Siswa SMPN 8 Mojokerto saat menikmati MBG yang dibagikan beberapa waktu lalu. Awal Januari ini, operasional SPPG di kota diinstruksikan mandek sementara.
 

KOTA - Awal tahun 2026, distribusi program Makan Bergizi Gratis (MBG) oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kota Mojokerto serempak mandek. Layanan tersebut diprediksi bakal kembali berjalan normal mulai pekan depan.

Kepala SMPN 8 Mojokerto Siti Nuryati menyebutkan, program MBG di sekolahnya sudah tak lagi berjalan sejak libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) lalu.

Bahkan, saat siswa masuk sekolah pada Senin (4/1) nanti, distribusi MBG juga ditiadakan sementara. ”Iya, tidak ada distribusi sampai 7 Januari nanti. Baru bisa dibagikan lagi mulai Kamis (8/1) besok,” ungkapnya, kemarin (2/1).

Sementara itu, Ratna Puji Astuti, pengelola dapur SPPG Miji menyatakan, untuk sementara waktu proses pembagian MBG ke sekolah maupun kalangan balita, ibu hamil, serta lansia disetop. ”Kita sesuai instruksi dari Badan Gizi Nasional (BGN), sementara mandek distribusi dulu,” katanya.

Namun, Ratna mengaku tidak mengetahui pasti penyebab diberhentikannya program distribusi MBG ini. Namun, dari BGN sendiri menginstruksikan kepada SPPG bahwa pembagian program tersebut akan kembali normal mulai minggu depan. ”Kalau sesuai instruksi, SPPG bisa mulai kembali distribusi tanggal 8 Januari nanti,” bebernya.

Hal senada diungkapkan pengelola SPPG Purwotengah Hery Kiswanto. Ia menyebut, penyaluran MBG di bawah naungan unit SPPG-nya sudah mandek sejak 25 Desember 2025 lalu.

”Kita malahan sudah libur saat Natalan kemarin,” ulas dia. Kendati demikian, Hery mengaku belum mengetahui kapan operasional MBG akan kembali berjalan. ”Kalau kembali beroperasinya kapan kita belum tahu, masih tunggu informasi dari pusat,” imbuhnya.

Di unit SPPG Wates, distribusi MBG juga tak kunjung beroperasi semenjak diberhentikan pada Rabu (17/12) lalu. Satgas Lapangan MBG SPPG Wates, Didik membenarkan adanya instruksi pemberhentian operasional sementara dari BGN.

”Betul, kita menunggu informasi lagi dari pusat," tuturnya. Pihaknya juga belum mengetahui kapan SPPG bisa kembali mendistribusikan MBG ke sekolah dan masyarakat. ”Kalau untuk waktu operasionalnya kembali normal lagi, kita belum tahu,” tandasnya. (oce/ris)

 

Editor : Fendy Hermansyah
#SPPG Kota Mojokerto #MBG mandek #mbg kota mojokerto