GERAKAN Kampanye Sekolah Bersih dan Sehat digelar SDN Wonokusumo Kecamatan Mojosari pada Sabtu (22/11). Kegiatan ini diikuti guru, orang tua siswa dan para siswa.
Kampanye ini merupakan inisiatif dari SDN Wonokusumo dengan berkolaborasi bersama Wehasta sebagai bagian dari program berkelanjutan yang menyasar siswa-siswi dan orang tua. Kepala SDN Wonokusumo Nurul Fadilah mengatakan, Gerakan Kampanye Sekolah Bersih dan Sehat merupakan rangkaian kegiatan yang meliputi dengan kegiatan senam bersama, bersih-bersih kelasku bersama guru dan orang tua siswa serta, pilah sampahku bersama WEHASTA.
Kampanye lingkungan sehat dan bersih adalah upaya meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan melalui berbagai kegiatan seperti sosialisasi, edukasi, dan aksi nyata. Kampanye ini fokus pada peningkatan partisipasi aktif masyarakat dalam mengelola sampah, menjaga sanitasi, dan menerapkan gaya hidup bersih dan sehat untuk mencegah penyakit dan menciptakan lingkungan yang nyaman dan aman.
’’Sekolah Ramah Anak di SDN Wonokusumo bertujuan menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, serta mendukung pertumbuhan dan perkembangan anak. Konsep ini berfokus pada penyediaan fasilitas dan program yang memenuhi kebutuhan anak. Dalam hal ini, orang tua diajak berperan dalam merancang dan mengimplementasikan program-program tersebut,’’ ujarnya.
Menurutnya, komunitas di SDN Wonokusumo ini juga memiliki peran dalam mendukung SRA. Berbagai organisasi masyarakat bermitra dengan sekolah untuk menyelenggarakan event-event edukatif. Misalnya, mengadakan edukasi yang melibatkan siswa dan orang tua. Kegiatan seperti ini tidak hanya mengasah kreativitas anak tetapi juga memperkuat hubungan sosial di antara mereka dan orang tua. ’’Kami bekerja sama dengan komunitas lingkungan hidup Wehasta untuk edukasi tentang sampah melalui program pilah sampahku bersama Wehasta,’’ tambahnya. (bas/fen)
Editor : Hendra Junaedi