Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Mengukir Jejak Keteladanan, Lahirkan Generasi Emas 2045

Indah Oceananda • Senin, 17 November 2025 | 01:29 WIB
Miftakul Janah, S.Pd., M.AP,  SD Islam Permata Mojosari
Miftakul Janah, S.Pd., M.AP, SD Islam Permata Mojosari

’’JEJAK teladan guru adalah cahaya yang tetap menyala, bahkan ketika kelas telah lama usai.” Di SD Islam Permata Mojosari, seorang guru tidak hanya mengajarkan ilmu, tetapi menorehkan jejak keteladanan yang menghidupkan karakter dan membangkitkan semangat belajar. Melalui sikap, tutur kata, dan kehadiran setiap hari, guru memberi warna yang tidak hanya tertinggal di ruang kelas, tetapi menetap di hati setiap anak didiknya.

Dari keteladanan itulah. Miftakul Janah menilai generasi yang beradab, berkarakter, dan berprestasi dapat tumbuh menjadi fondasi sejati menuju kejayaan bangsa 2045. Dalam pembelajaran, ia mengintegrasikan Kurikulum Nasional dengan kurikulum JSIT sehingga ilmu pengetahuan berjalan beriringan dengan pendidikan karakter. ’’Guru tidak hanya menjelaskan konsep, tetapi membingkai pembelajaran dengan nilai-nilai kebaikan, integritas, dan empati,’’ kata guru Bahasa Inggris ini.

Sebagai bagian dari sekolah anti-bullying, menurutnya, guru menjadi penjaga harmoni yang memastikan setiap anak merasa aman, diterima, dan dihargai. Program kakak kelas membimbing adik kelas tidak akan berjalan tanpa arahan dan keteladanan dari ustaz serta ustazah. ’’Dari cara guru memperlakukan siswa dengan hormat dan penuh kasih, anak-anak belajar bahwa kekuatan tidak untuk menekan, tetapi mengayomi. Dari sikap guru yang menghargai perbedaan, siswa belajar bahwa keberagaman adalah kekayaan,’’ papar wanita yang juga aktif di Kegiatan Relawan Kelas Inspirasi Mojokerto dan Relawan Peduli ODGJ ini.

Melalui konsistensi dan keikhlasan, para guru SD Islam Permata Mojosari menorehkan jejak yang tak lekang oleh waktu. Setiap dorongan lembut, senyum tulus, doa yang dipanjatkan diam-diam, serta kesabaran yang terus diuji, adalah bagian dari proses menumbuhkan generasi emas yang tangguh, cerdas, dan berakhlak mulia. ’’Dari jejak teladan itulah kelak tumbuh generasi 2045, generasi yang siap membawa bangsa menuju masa depan yang gemilang,’’ pungkasnya. (oce/fen)

 

Editor : Hendra Junaedi
#sdit permata #guru favorit #Mojosari Mojokerto #generasi emas #Jejak teladan