Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

SMPN 1 Sooko Sukses Menjadi Sekolah Inspirasi, Hidupkan Budaya Adiwiyata Mandiri

Indah Oceananda • Jumat, 14 November 2025 | 15:35 WIB

GOTONG ROYONG: Guru maupun siswa SMPN 1 Sooko bekerja sama dalam kerja bakti yang rutin digelar setiap Jumat.
GOTONG ROYONG: Guru maupun siswa SMPN 1 Sooko bekerja sama dalam kerja bakti yang rutin digelar setiap Jumat.
 

 

 SMPN 1 Sooko, Kabupaten Mojokerto, kembali membuktikan konsistensinya sebagai sekolah berwawasan lingkungan. Predikat Sekolah Adiwiyata Mandiri 2023 yang pada saat itu hanya diraih oleh satu sekolah di Kabupaten Mojokerto tidak serta merta menjadi tujuan akhir. Namun, menjadi awal perjalanan untuk membangun budaya peduli lingkungan yang berkelanjutan. 

Sebagai sekolah percontohan Adiwiyata Mandiri, SMPN 1 Sooko terus menjadi rujukan sekolah lain untuk studi banding dan pembelajaran mengenai penerapan program lingkungan sekolah. ’’Sejak mendapatkan predikat tersebut, SMPN 1 Sooko tak pernah berhenti mengembangkan program lingkungan melalui kegiatan yang menyentuh aspek nyata kehidupan siswa,’’ kata Kepala SMPN 1 Sooko Sutrisno Slamet, kemarin (13/11).

 Lembaga pendidikan ini juga memiliki berbagai bentuk inovasi pengelolaan lingkungan. Seperti budi daya jamur sebagai sarana edukasi kewirausahaan ramah lingkungan, pemanfaatan limbah IPAL menjadi kolam ikan lele sebagai praktik daur ulang air, pembangunan greenhouse sebagai media pembelajaran tanaman hortikultura, serta pembuatan pupuk organik dari sampah daun untuk menjaga kemandirian pemupukan di area hijau sekolah. ’’Taman tematik yang tersebar di lingkungan sekolah juga terus dirawat oleh siswa dan guru. Sehingga, menjadi ruang belajar yang menyenangkan dan edukatif,’’ paparnya.

Photo
Photo

 Komitmen lingkungan tersebut kian terlihat dalam kegiatan kerja bakti rutin PPK lingkungan yang kembali dilaksanakan pada akhir Oktober lalu. Dalam kegiatan ini, siswa bersama guru membersihkan area sekolah, menyiram tanaman, hingga merapikan taman tematik. Suasana gotong royong dan kepedulian lingkungan terasa di setiap sudut halaman sekolah.

 Menurut Slamet, Adiwiyata Mandiri bukan hanya sekadar prestasi, tetapi praktik hidup yang perlu ditanamkan terus-menerus. ”Adiwiyata Mandiri perlu diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, bukan hanya kepada peserta didik tapi juga seluruh warga sekolah,” tegasnya. Dia berharap, budaya cinta lingkungan yang dibangun di sekolah mampu menjalar ke rumah, keluarga, dan masyarakat, sehingga dampaknya tidak hanya dirasakan di lingkungan sekolah. Para siswa pun merasakan dampak positif dari program ini.

 Sementara itu, Ketua OSIS SMPN 1 Sooko Tyo mengutarakan rasa bangganya ketika melihat lingkungan sekolah tetap bersih dan hijau. ”Kami mencintai lingkungan sekolah kami. Rasanya senang kalau taman bersih dan hijau, apalagi kami ikut merawatnya,” ujarnya.  Melalui komitmen yang dijalankan secara konsisten, SMPN 1 Sooko membuktikan predikat Adiwiyata Mandiri bukan sekadar gelar, tetapi identitas dan budaya. Sekolah ini terus menginspirasi sekolah-sekolah lain untuk bersama-sama mewujudkan lingkungan belajar yang sehat, hijau, dan berkelanjutan. (oce/ris)

 

Editor : Hendra Junaedi
#Sekolah Adiwiyata Mandiri #kerja bakti #Prestasi Gemilang #smpn 1 sooko #Sekolah Inspirasi Bangsa