Di tengah derasnya arus digitalisasi pendidikan, Efi Fatma Nurjana, guru mata pelajaran matematika SMPN 1 Pungging ini menghadirkan inovasi segar yang memadukan dunia hiburan dan pembelajaran. Yakni, inovasi Mathflix atau sebuah media video pembelajaran berbasis matematika interaktif.
Inovasi tersebut dia buat lantaran terinspirasi dari konsep layanan streaming seperti Netflix. Di mana, inovasi ini mengajak siswa menonton sekaligus bermain dalam pencarian misi pembelajaran matematika. ’’Setiap episode bukan sekadar tontonan, tetapi petualangan interaktif penuh misi konsep dan logika yang menantang cara berpikir siswa,’’ kata Guru Penggerak angkatan 9 ini.
Mathflix bertujuan menjadikan matematika lebih dekat dengan dunia anak di era kekinian. Dalam setiap episode, siswa diajak berperan sebagai tokoh utama yang harus memecahkan persoalan melalui konsep-konsep matematika. ’’Misalnya, dalam episode Misteri Kesehatan Remaja, siswa belajar membaca data maksimal konsumsi dan kandungan gula minuman kemasan kesukaannya untuk mencari tahu berapa konsumsi maksimal minuman tersebut bagi remaja,’’ tuturnya.
Konsep Mathflix menggabungkan story-based learning, digital challenge, dan gamifikasi. Guru berperan sebagai sutradara pembelajaran, mengarahkan alur cerita dan memberi ruang bagi siswa untuk berkreasi menyelesaikan misi. ’’Setiap episode dikemas dengan QR code yang dapat diakses melalui gawai, memudahkan siswa untuk terlibat, baik secara daring maupun luring,’’ imbuh Efi.
Lebih dari sekadar media pembelajaran, Mathflix menjadi jembatan antara teknologi, budaya, dan nilai-nilai karakter. Siswa bukan hanya belajar angka, tetapi juga berlatih berpikir kritis, bekerja sama, dan menemukan makna di balik setiap permasalahan nyata yang diangkat. ’’Melalui Mathflix, saya ingin membuktikan perubahan besar dalam dunia pendidikan bisa dimulai dari satu kelas kecil dengan semangat kreativitas yang besar. Dengan pendekatan yang menyenangkan dan kontekstual, matematika bukan lagi sekadar pelajaran menghitung, tetapi kisah menarik yang bisa ditonton, dimainkan, dan dihidupi bersama,’’ tandasnya. (oce/ris)
Editor : Hendra Junaedi