Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Hadirkan Metode Pembelajaran yang Inovatif, Kreatif, dan Asyik

Indah Oceananda • Rabu, 12 November 2025 | 02:37 WIB

Ahmad Sukrisno Akbar Hamdani, SMPN 1 Gondang
Ahmad Sukrisno Akbar Hamdani, SMPN 1 Gondang
 

Belakangan ini, viral di platform media sosial Tiktok konten berjudul Guru Asyik Murid Mau Belajar. Fenomena tersebut lahir karena memang tuntutan dari Gen Z dengan karakternya. Salah satunya dikenal sebagai generasi inovatif dan kreatif, tapi cenderung kurang sabar dan mudah bosan.

 Hal inilah yang menjadikan tuntutan bagi para guru di era sekarang. Bukan hanya sebatas mengajar dan mendidik dengan standar operasional prosedur (SOP), melainkan juga membutuhkan fleksibilitas dalam mengikuti tren perkembangan tersebut.

 Di antaranya dengan menghadirkan pembelajaran yang menyenangkan dan bermakna. Guru mata pelajaran (mapel) Pendidikan Pancasila di SMPN 1 Gondang, Sukrisno mengaku, termotivasi untuk menghadirkan pembelajaran yang diharapkan oleh murid-muridnya. Setiap pelajaran diubahnya menjadi pengalaman menarik penuh tawa, rasa ingin tahu, dan tantangan yang memotivasi.

 ”Seorang guru harus adaptif dan bisa mendidik murid sesuai dengan kebutuhan zaman. Sehingga, saya selalu berupaya menghadirkan pembelajaran yang inovatif, kreatif, menyenangkan, dan mendalam kepada murid dengan mengoptimalkan resources yang ada,” tutur sekretaris MGMP Pendidikan Pancasila ini.

 Dengan gaya mengajar yang kreatif dan dekat dengan dunia anak, pria yang akrab disapa Cak Kris ini membuat para muridnya merasa nyaman untuk bertanya, berpendapat, bahkan berani mencoba hal baru. Tak hanya mengajar dari buku, dia juga mengaitkan pelajaran dengan kehidupan nyata, sehingga ilmu terasa hidup dan relevan.

 Dengan demikian, bagi seorang siswa, belajar bukan sebuah kewajiban semata, melainkan dapat menjadi petualangan seru menuju masa depan yang lebih baik. ”Dan yang tidak kalah penting, pendidikan bukan hanya tentang nilai di rapor, melainkan tentang membangun manusia yang berakhlak, berempati, dan berdaya juang. Tujuan itu akan tercapai dengan maksimal jika seorang guru dalam bertugas melakukannya dengan tulus dan tanpa pamrih,’’ pungkasnya. (oce/ris)

 

Editor : Hendra Junaedi
#metode pembelajaran berkualitas #Inovatif dan Kreatif #guru favorit #smpn 1 gondang