Di era yang terus berkembang, pendidikan tidak hanya terbatas pada aspek akademis semata. Tetapi, juga harus mampu membentuk karakter murid yang peduli terhadap lingkungan. Menurut Sunarsih, guru SMAN 1 Gondang, sekolah mempunyai peran penting dalam menciptakan generasi yang tidak hanya cerdas dalam ilmu pengetahuan, tetapi juga memiliki rasa tanggung jawab terhadap keberlanjutan bumi dan sesama.
Pembinaan karakter murid yang peduli lingkungan, apabila dilakukan dengan tepat, tidak hanya akan memberikan dampak positif pada lingkungan sekitar, tetapi juga dapat menginspirasi para guru untuk terus belajar dan berbagi ilmu. ’’Pembinaan karakter peduli lingkungan adalah sebagian dari tugas guru. Tugas ini dijalankan melalui berbagai inovasi dalam pembelajaran, sehingga hasilnya maksimal dan dapat mebawa pengaruh positif secara luas,’’ kata waka Bidang Kurikulum SMAN 1 Gondang ini.
Dia menambahkan, sekolah tidak sekadar menjadi tempat belajar, namun juga menjadi model dalam pengelolaan dan pelestarian lingkungan. Dalam program ini, dia melibatkan murid secara langsung di setiap kegiatan penghijauan, pengelolaan sampah, hingga pembiasan kesadaran akan pentingnya energi terbarukan. ’’Murid juga diberikan ruang untuk mengembangkan ide-ide kreatif terkait solusi terhadap masalah lingkungan. Seperti kegiatan kampanye pengurangan penggunaan plastik dan mengadakan penghijauan di kawasan sekolah,’’ imbuh pembina Sekolah Adiwiyata Kabupaten Mojokerto tersebut.
Peraih Guru Inovasi 2022 ini menyatakan, pentingnya peran guru sebagai teladan. Dengan memberi keteladanan, maka guru dapat menginspirasi murid untuk berbuat lebih baik. ’’Dampaknya, guru pun akan termotivasi untuk mengembangkan diri, sehingga kompetensinya dapat tumbuh bersama antara murid dan guru,’’ tandas ketua Komunitas Belajar Majapahit SMAN 1 Gondang ini. (oce/ris)
Editor : Hendra Junaedi