SEBAGAI tenaga pendidik, Denny Kusuma Fatkhur telah menggali potensi tiap siswa sejak dini di SDN Sawahan, Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto. Guru Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) ini tak hanya mengasah bakat dan minat anak, tetapi juga menggalakkan pembinaan untuk mengantar peserta didik menggapai prestasi.
Salah satu wujud pembinaan siswa adalah dengan memberi kesempatan bagi peserta didik untuk mengembangkan potensinya. Sehingga, Denny mengikutsertakan siswa-siswa berbakat untuk berkompetisi. ’’Harapannya agar siswa mengikuti berbagai macam ajang kejuaraan di bidang olahraga untuk peningkatan potensi dan berprestasi,’’ ulasnya.
Berkolaborasi dengan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Mojokerto, Denny kini juga tengah berproses melakukan pembinaan siswa SDN Sawahan. Para bibit-bibit unggul dipersiapkan untuk mengembangkan bakat pada olahraga tradisional dan berbagai cabang olahraga (cabor) baru lainnya.
Persiapan tak hanya untuk berlaga di tingkat kabupaten maupun Provinsi Jawa Timur, tetapi juga ditargetkan untuk bisa menembus di kancah nasional. ’’Selain untuk pengembangan potensi diri, capaian prestasi juga dapat menjadi modal awal bagi siswa untuk melanjutkan ke jenjang sekolah yang lebih tinggi,’’ tuturnya.
Di sisi lain, guru yang sudah 12 tahun mendidik siswa ini juga dikenal memiliki dedikasi tinggi dalam dunia olahraga. Hingga saat ini, Denny juga mengabdikan dirinya sebagai pengurus bidang organisasi di KONI Kabupaten Mojokerto.
Tak hanya itu, Denny kini juga mendapat amanah untuk meng-handle Persatuan Senam Indonesia (Persani) Kabupaten Mojokerto. ’’Dengan koordinasi bersama cabor-cabor lainnya, semoga prestasi olahraga di Kabupaten Mojokerto bisa terus meningkat tak hanya di tingkat daerah, tapi juga di level nasional,’’ harapnya. (ram/fen)
Editor : Hendra Junaedi