Setiap anak memiliki potensi yang dapat dikembangkan jika difasilitasi dengan cara yang tepat dan menyenangkan. Untuk itu, Umbarwati memiliki inovasi pembelajaran aktif, kreatif, dan bermakna yang dapat diterapkan di SDN Ngarjo, Kecamatan Mojoanyar.
Yakni, melalui model pembelajaran berbasis project based learning yang terintegrasi pada pembelajaran mendalam dengan memanfaatkan media digital interaktif. Seperti interactive flat panel (IFP) dan aplikasi pembelajaran daring.
Inovasi ini tidak hanya mengasah literasi dan kreativitas siswa saja, tapi juga dapat menumbuhkan karakter siswa yang peduli lingkungan dan bertanggung jawab. ’’Melalui pendekatan ini, siswa tidak hanya menerima pengetahuan, tetapi juga berlatih berpikir kritis, berkolaborasi, dan memecahkan masalah nyata di lingkungan sekitar mereka,’’ ujar guru kelas IV ini.
Dalam praktiknya, wanita 46 tahun ini mencontohkan di setiap pembelajaran bertema Lingkungan Sahabat Kita. Yang mana, siswa diajak melakukan proyek Sekolah Hijauku. Yakni, meneliti kebersihan sekolah, membuat poster digital ajakan menjaga lingkungan, serta mempresentasikan di depan kelas menggunakan media interaktif.
Selain itu, warga asal Desa Gampingrowo, Kecamatan Tarik, Kabupaten Sidoarjo, ini juga mengembangkan inovasi media pembelajaran digital sederhana yang berbasis power point interaktif dan game edukatif menggunakan Wordwall serta Canva for education. ’’Dengan media tersebut, suasana belajar menjadi lebih hidup, siswa lebih antusias, dan hasil belajar meningkat secara signifikan,’’ tambahnya.
Umbarwati juga kerap merefleksikan inovasinya dengan kolaborasi bersama rekan sejawat melalui kegiatan Ruang Belajar Guru di sekolah, berbagi praktik baik, dan mengikuti pelatihan digitalisasi pembelajaran. Upaya ini dia lakukan agar pembelajaran lebih bermakna, menyenangkan, dan berpusat pada peserta didik.
’’Inovasi yang saya lakukan berangkat dari semangat perubahan kecil yang berdampak besar. Saya percaya bahwa inovasi pembelajaran bukan hanya tentang teknologi, tetapi tentang hati dan kepedulian guru dalam menuntun setiap anak mencapai potensinya,’’ pungkasnya. (far/ris)
Editor : Hendra Junaedi