Banyak sekolah yang berhasil menggali bakat siswa melalui sebuah proyek kreatif. Siswa ditantang menggali inovasi dan kemampuan dalam mengembangkan produknya. Nah, sebagai guru mata pelajaran (mapel) produk kreatif dan kewirausahaan (PKK) SMKN 1 Mojoanyar, Zainun Nasikin menerapkan metode pembelajaran berbasis keinginan berkembang siswa.
Menurutnya, metode ini tepat untuk diimplementasikan dalam rangka menumbuhkan semangat kewirausahaan pada diri siswa. ’’Dalam mengajar, keinginan terbesar saya adalah menumbuhkan mental wirausaha bagi siswa. Sehingga, mereka mampu berdiri sendiri di kaki mereka untuk bisa ikut membangun bangsa di bidang wirausaha,’’ paparnya.
Di sisi lain, Zainun menyatakan, mapel PKK sangat penting diterapkan pada siswa, khususnya di lembaga vokasi. Sebab, semakin menjamurnya wirausaha muda, maka bisa membuka lapangan kerja secara luas. ’’Sehingga, kesempatan untuk bekerja akan semakin terbuka dan pengangguran pun bisa diatasi,’’ imbuh dia.
Adapun terkait pembelajaran berbasis keinginan berkembang siswa, menurut dia, merupakan sebuah tantangan bagi guru. Sebab, hal tersebut dapat menumbuhkan semangat, membangun mental entrepreneur, serta keinginan para siswa untuk bisa berkembang lebih baik di semua lini.
’’Karakter tangguh, mandiri, cerdas, agamis dan nasionalis, yang terbentuk berdasarkan keinginan siswa akan semakin kuat, tidak mudah terpengaruh dengan hal baru yang bertentangan dengan hati nurani mereka. Baik buruknya negara ini, tergantung keinginan dari para generasinya untuk mau berkembang di semua sektor demi masa depan bangsa yang lebih baik,’’ pungkasnya. (oce/ris)
Editor : Hendra Junaedi