Mengingat konsep pembelajaran tematik yang cukup kompleks bagi siswa, Andy Candra Lesmana Putra, guru sejarah SMAN 1 Ngoro punya cara unik mengemas penyampaian materinya pada siswa. Yakni, melalui pemanfaatan teknologi Google Sites dan media monopoli sejarah.
Keberadaan kedua media pembelajaran tersebut, menurut ketua MGMP Sejarah Kabupaten Mojokerto 2024-2026, ini dapat membentuk suasana belajar yang lebih menyenangkan. Di mana, siswa dapat terlibat secara aktif dalam proses pembelajaran di ruang kelas. ’’Hal ini juga ditujukan untuk meningkatkan motivasi dan minat untuk mengeksplorasi kemampuan siswa,’’ ungkap Andy.
Pemanfaatan Google Sites, lanjut ketua AGSI Mojokerto Raya 2025, ini digunakan dalam proses pembelajaran untuk mendeskripsikan pengembangan media pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan. Dia menilai, pemanfaatan Google Site sebagai media pembelajaran mampu membantu pendidik dalam berinovasi dan melakukan variasi pembelajaran. ’’Pembelajaran yang variatif dan inovatif akan menambah minat belajar peserta didik yang cenderung jenuh dalam mengikuti proses pembelajaran di kelas,’’ papar dia.
Sedangkan untuk media monopoli sejarah, tambah Andy, peserta didik berperan sebagai pemain dalam permainan monopoli dan pengguna aplikasi. Guru berperan sebagai konsultan, pengawas dan evaluator dalam permainan monopoli serta aplikasi yang diterapkan siswa.
’’Dengan pembelajaran yang berbasis permainan ini, merupakan sesuatu yang baru bagi mereka. Sehingga, siswa bersemangat dalam mengikuti pembelajaran yang pada akhirnya dapat meningkatkan minat belajarnya,’’ tandasnya. (oce/ris)
Editor : Hendra Junaedi