Diterima Ratusan Lembaga, dari PAUD, SD, hingga SMP
KABUPATEN - Ratusan lembaga pendidikan di Kabupaten Mojokerto tengah menikmati fasilitas baru berupa smart TV bantuan dari Presiden Prabowo Subianto. Perangkat modern tersebut bagian dari program nasional digitalisasi pendidikan yang digagas pemerintah pusat melalui Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek).
Plt Kepala Dinas Pendidikan (Dispendik) Yo’ie Afrida Soesetyo Djati menuturkan, hingga kemarin (28/10), ratusan SD maupun SMP telah menerima bantuan smart TV tersebut. Baik di lembaga negeri maupun swasta. ’’Insya Allah untuk 385 SD dan 124 SMP yang ada di Kabupaten sudah menerima TV digital ini. Per sekolah menerima satu unit,’’ katanya.
Tidak hanya jenjang SD dan SMP. PAUD dan TK juga menerima bantuan digital tersebut. Berdasarkan usulan sebelumnya, terdapat 853 lembaga yang mengajukan bantuan smart TV. ’’Tapi, total yang sudah menerima dari jumlah usulan tersebut kita belum bisa memastikan,’’ imbuhnya.
Dia menyebutkan, manfaat smart TV sangat besar dalam menunjang kurikulum merdeka. Sebab, perangkat tersebut bisa terkoneksi langsung dengan program Kemendikbud serta menghadirkan konten pembelajaran interaktif dan informatif. ’’Masing-masing lembaga menerima satu unit smart TV berukuran 75 inci dengan teknologi interactive flat panel (IFP) yang difungsikan untuk mendukung pembelajaran interaktif di kelas. Ini juga sebagai upaya mendukung pembelajaran digitalisasi,’’ papar dia. Di tingkat sekolah, sejumlah guru sudah merasakan manfaat dari perangkat ini.
Kepala SMP Negeri 1 Mojosari Subai mengatakan, bantuan perangkat smart TV tersebut telah tiba sejak Senin (27/10) kemarin. ’’Alhamdulillah sudah dapat smart TV dengan IFP,’’ urainya. Dia menambahkan, ukuran layar yang besar serta fitur interaktif smart TV menjadi nilai tambah bagi proses belajar mengajar. Dengan demikian, guru dan siswa kini bisa memanfaatkan untuk berbagai kebutuhan. Mulai dari absensi digital, pembelajaran program tujuh kebiasaan anak hebat Indonesia, hingga produksi video edukatif. ’’Rencananya akan diperuntukkan siswa kelas IX,’’ tuturnya.
Sementara itu, di SDN Balongmojo, Kecamatan Puri, bantuan TV tersebut baru disalurkan, kemarin (28/10). Kepala SDN Balongmojo Sulisti Muria mengaku disalurkannya bantuan smart TV itu tentu membantu kegiatan pembelajaran lebih inovatif ke depannya. ”Untuk peletakannya kita masih berembuk bersama akan ditaruh di kelas berapa. Yang jelas, nanti harapannya semua siswa akan merasakan bantuan ini,’’ paparnya. (oce/ris)
Editor : Hendra Junaedi