Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Siswa SMK Mengikuti TKA meski Bersamaan dengan PKL

Indah Oceananda • Senin, 20 Oktober 2025 | 03:05 WIB

JALANI DUA TUGAS: Siswa SMKN 2 Mojokerto mengerjakan soal simulasi TKA yang telah dimulai pekan lalu.
JALANI DUA TUGAS: Siswa SMKN 2 Mojokerto mengerjakan soal simulasi TKA yang telah dimulai pekan lalu.
 

Pengerjaan Soal Berbasis Sistem Semi Online

 MOJOKERTO RAYA – Pelaksanaan simulasi tes kemampuan akademik (TKA) bagi jenjang SMA/SMK telah berakhir sejak pekan lalu. Di tingkat SMK, kendati tidak semua siswa mengikuti simulasi, namun dipastikan mereka tetap memahami alur pengerjaan tes pengganti ujian nasional (UN) tersebut.

 Kasi SMK Cabang Dinas Pendidikan (Cabdindik) Jawa Timur Eko Heri Prihartono menuturkan, jadwal pelaksanaan simulasi TKA ini memang bersamaan dengan pelaksanaan praktik kerja lapangan (PKL) bagi siswa kelas XII. Akan tetapi, hal itu dinilai tidak lantas menghalangi para siswa untuk mengerjakan soal uji coba TKA. ’’Tetap masih bisa ikut meskipun PKL, karena bisa lewat semi online,’’ paparnya, kemarin (14/10). 

Teknis pengerjaan semi online, lanjut dia, siswa mengerjakan soal simulasi secara serentak namun di lokasi berbeda. Sehingga, Eko memastikan, tidak ada siswa yang ketinggalan untuk mengikuti TKA tersebut. ’’Jadi, tetap bisa mengerjakan juga meskipun kondisinya PKL,’’ beber dia. Demikian pula saat pelaksanaan nanti yang akan digulirkan pada awal November. 

Dia menyebut, kendati masa PKL siswa masih belum tuntas, mereka tetap bisa mengerjakan soal TKA seperti biasa. ’’Masih pakai sistem semi online tadi (kemarin, Red). Karena pelaksanaannya tanggal 3-6 November, masih dalam masa PKL. Sekolah sudah berkoordinasi dengan tempat PKL siswa terkait hal tersebut,’’ ungkapnya.

 Dia menuturkan, di Mojokerto Raya, siswa SMK tetap diimbau mengikuti TKA. Kendati bukan sebagai syarat kelulusan, namun keseluruhan siswa tetap mendaftarkan diri. ’’Karena untuk melihat capaian akademik mereka nantinya. Selain itu, beberapa industri juga melampirkan hasil TKA tersebut untuk merekrut mereka, jadi kita imbau agar tetap ikut,’’ tandasnya. 

Di SMK, terdapat lima mata pelajaran (mapel) yang diujikan. Meliputi, bahasa Indonesia, bahasa Inggris, matematika, serta dua mapel pilihan. ’’Dua mapel pilihannya ditentukan sekolah masing-masing. Karena tidak ada penjurusan seperti di SMA, yang dibutuhkan untuk melanjutkan ke perguruan tinggi,’’ tandasnya. (oce/ris)

 

 

Editor : Hendra Junaedi
#cabdindik jatim #Tes Kemampuan Akademik #Pengganti Ujian Nasional #praktik kerja lapangan