MOJOKERTO RAYA - Dengan berakhirnya masa pendaftaran siswa untuk mengikuti tes kemampuan akademik (TKA) pada Rabu (8/10) lalu, kini siswa tingkat SMA dan SMK mempunyai waktu untuk mempersiapkan diri menyambut ujian tersebut. Terlebih, ujian ini dapat menjadi tolak ukur kemampuan siswa sebelum melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi.
Sejak Kamis (9/10), para siswa SMA maupun SMK sederajat di Mojokerto Raya mulai mengikuti pelaksanaan simulasi TKA. Hal ini sekaligus sebagai persiapan mereka dalam menghadapi tes perdana pengganti ujian nasional (UN) tersebut. ”Sudah mulai Kamis kemarin (9/10), semua siswa kelas XII ikut simulasi,” kata Kepala SMAN 2 Mojokerto Abdul Salam.
Dia menuturkan, simulasi dilaksanakan selama dua hari. Di mana, kemarin (10/10) merupakan hari terakhir uji coba TKA. ”Semua pelaksanaannya dilakukan secara online,” ungkap dia. Salam menyatakan, meski TKA tidak bersifat wajib, pihaknya tetap mengimbau seluruh siswa untuk berpartisipasi. Sebab, hasil TKA nantinya menjadi syarat untuk masuk ke perguruan tinggi. ”Selain menjadi syarat kelayakan atau eligible untuk masuk perguruan tinggi negeri, hasil tes ini juga bisa membantu siswa mengenali potensi akademiknya,” tandasnya.
Pelaksanaan simulasi TKA juga berlangsung di SMAN 1 Ngoro. Kepala SMAN 1 Ngoro Siti Arofah menjelaskan, semua siswa kelas XII serentak menjalani simulasi tersebut meski tidak wajib. ”Semua siswa ikut, karena sudah kami imbau agar tetap ikut meskipun tidak wajib,” paparnya. Arofah mengungkapkan, pelaksanaan simulasi terbagi dalam dua sesi. Yang mana, terjadwal sesuai mata pelajaran yang diujikan. ”Ada dua jenis soal, mata pelajaran wajib dan mata pelajaran pilihan. Tes dilaksanakan selama dua hari,” imbuhnya.
Sekadar diketahui, pelaksanaan TKA SMA SMK bakal dilaksanakan pada 1-9 November mendatang. Meski bukan menjadi satu-satunya faktor penentu dalam kelulusan seleksi nasional berbasis prestasi (SNBP), TKA berfungsi sebagai validator nilai rapor semester satu hingga lima sebelum siswa mendaftar ke perguruan tinggi. (oce/ris)
Editor : Hendra Junaedi