Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Nasi Belum Tanak, Daging Ayam Alot dan Alit, Begini Penampakan Menu MBG di Mojokerto!

Indah Oceananda • Jumat, 10 Oktober 2025 | 14:55 WIB

 

Nasi Belum Tanak, Daging Ayam Alot dan Alit, Begini Penampakan Menu MBG di Mojokerto.
Nasi Belum Tanak, Daging Ayam Alot dan Alit, Begini Penampakan Menu MBG di Mojokerto.

KABUPATEN - Distribusi jangkauan program makan bergizi gratis (MBG) di Kabupaten Mojokerto perlahan kian meluas. Sayangnya, paket yang diterima anak-anak itu tergolong minimalis.

Misalnya yang terjadi di SDN Gayaman, Kecamatan Mojoanyar, kemarin (9/10). Pantauan Jawa Pos Radar Mojokerto, siswa mendapat menu yang terdiri dari nasi putih, dua potong ayam tepung krispi, tiga butir kelengkeng, dua iris daun kol rebus dan 8 potong kacang panjang rebus serta sekitar satu sendok bumbu pecel yang telah diencerkan.

Menu ala ’’paket hemat’’ MBG itu diantarkan ke sekolah sekitar pukul 08.00. Selanjutnya, mulai didistribusikan ke siswa pada saat istirahat pukul 09.30. Menerima menu makanan minimalis itu, siswa terlihat mencemili beberapa potong sayur dan buah yang mereka terima. ’’Terlalu minimalis ini, bumbunya (pecel) hanya sesendok,’’ kata salah satu guru di SDN Gayaman.

Selain bumbu pecel yang dinilai sedikit, kata dia, juga mengeluhkan kondisi lauk ayam krispi dalam menu tersebut. Menurutnya, daging ayam terasa keras saat dikunyah. ’’Ayam tepung alot dan alit (kecil, Red),’’ imbuhnya.

 

 

Ditambahkannya, dengan menu yang terkesan ’’irit’’ tersebut, untungnya anak-anak tetap lahap menghabiskan makanannya. Meskipun, memang tak semua anak menyantap habis menu MBG itu. ’’Kadang-kadang anak yang kelas 5 dan 6 hanya makan sesuap saja,’’ beber dia.

Dia memaparkan, program MBG di SDN Gayaman sudah berjalan seminggu lebih sehari. Menu tersebut, dipasok dari dapur SPPG Gayaman. Tak hanya tampak minimalis, menu MBG yang didistribusikan di sekolahnya juga sempat tak disentuh akibat nasinya yang belum matang.

’’Senin (6/10) kemarin, nasinya belum tanak. Akhirnya siswa banyak yang nggak makan nasinya,’’ beber dia.

Pihaknya mengaku, beberapa kali sempat berkomunikasi dengan SPPG yang menangani menu MBG tersebut. Bahkan, sekolah lainnya yang juga mendapat distribusi dari dapur umum tersebut juga kerap melakukan hal senada.

’’Ini sangat ngirit. Kita sudah kasih tahu ke SPPG-nya, biar lebih bagus harapannya. Karena memang masih belajar semua, jadi butuh evaluasi,’’ tandasnya.   (oce/fen)

Editor : Hendra Junaedi
#kabupaten mojokerto #mojoanyar #SPPG #SDN Gayaman #Makan Bergizi Gratis (MBG)