Enam Unit SPPG di Kota Telah Beroperasi
KOTA - Penambahan dapur satuan pelayanan penyediaan gizi (SPPG) di Kota Mojokerto akhirnya dioperasionalkan, sejak Senin (1/9) lalu. Kini, sasaran sekolah yang menerima program makan bergizi gratis (MBG) pun kian meluas.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kota Mojokerto Ruby Hartoyo menuturkan, sejak awal September ini terdapat enam dapur SPPG yang telah beroperasi. Antara lain, Kelurahan Miji, Prajurit Kulon, Purwotengah, Kauman, dan di Meri sebanyak dua titik. ’’Sudah dimulai sejak Senin (1/9) kemarin,’’ katanya.
Badan Gizi Nasional (BGN) menggandeng pelaku usaha lokal untuk mengelola dapur SPPG tersebut. Masing-masing dapur memiliki kapasitas produksi antara 3.000-4.000 porsi paket menu bergizi.
Setiap dapur SPPG menyuplai paket MBG ke sekolah yang berada di radius terdekat. Kecuali yang berada di Kelurahan Purwotengah karena akan difokuskan untuk sekolah kompleks di Tamansiswa. ’’Yang lainnya menjangkau sekolah berbagai jenjang di sekitarnya,’’ imbuhnya.
Sebelumnya, terdapat satu dapur umum yang sudah dioperasikan sejak Februari lalu dengan total target sekitar 3.247 siswa dari 9 sekolah.
Seperti halnya di SMPN 6 Mojokerto, pelaksanaan MBG masih terus berlangsung. Widayatiningsih, Kepala SMPN 6 Mojokerto mengatakan, sebelum diberikan ke siswa, MBG terlebih dahulu dicicipi oleh petugas unit kesehatan sekolah (UKS). ’’Tim UKS mencicipi terlebih dahulu, sebelum dibagikan ke siswa. Untuk memastikan makanan yang diberi aman dan terjamin,’’ pungkasnya. (oce/fen)
Editor : Hendra Junaedi