KABUPATEN – SMP di Kabupaten Mojokerto bersiap menghadapi asesmen nasional berbasis komputer (ANBK) dalam waktu dekat. Dinas pendidikan (dispendik) pun mulai melaksanakan kegiatan bimbingan teknis (bimtek) kepada satuan pendidikan untuk memberikan pemahaman menjelang pelaksanaan tes tersebut.
Kepala Dispendik Kabupaten Mojokerto Ludfi Ariyono menuturkan, kegiatan bimtek ini untuk memberikan pengetahuan serta wawasan kepada para proktor tentang teknis menjelang pelaksanaan ANBK. Di mana, lanjut dia, ANBK ini bukan barometer untuk rapor murid atau guru. ’’Informasi yang diperoleh melalui asesmen nasional ini diharapkan dapat memperbaiki kualitas proses pembelajaran di satuan pendidikan. Yang pada gilirannya dapat meningkatkan mutu hasil belajar peserta didik,’’ paparnya, kemarin (5/8).
Ludfi menuturkan, salah satu komponen hasil belajar peserta didik yang diukur pada asesmen nasional adalah literasi dan mumerasi. Dia menuturkan, di Kabupaten Mojokerto, kemampuan literasi maupun numerasi siswa berdasarkan rapor pendidikan tahun ini meningkat. ’’Skor tahun ini 90,5. Naik sebanyak 3,09 dari tahun 2024 dengan skor 87,42. Sedangkan numerasi diperoleh data SMP negeri dan swasta, skor tahun ini 87,87, naik 2,31 dari 2024 dengan skor 85,56,’’ ulasnya.
Selama bimtek berlangsung, kepala sekolah, proktor, dan teknisi asesmen pembelajaran dan pos ANBK mendapat penjelasan seputar materi mekanisme dan teknis pelaksanaan ANBK, pelatihan keterampilan teknis penggunaan aplikasi ANBK, serta peningkatan kesiapan satuan pendidikan dalam menghadapi ANBK secara mandiri dan efisien. ”Pelaksanaan ANBK jenjang SMP bakal dimulai pada 25-28 Agustus nanti,” tandas Ludfi. (oce/ris)
Editor : Hendra Junaedi