Dua Dapur MBG di Kota Bakal Dioperasikan
KOTA - Tambahan dua unit dapur satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG) di wilayah Kota Mojokerto segera dioperasikan. Perluasan program makan bergizi gratis (MBG) ini ditargetkan menambah kurang lebih 7 ribu lebih penerima manfaat.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kota Mojokerto Ruby Hartoyo menyebutkan, Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) selaku pengelola dapur MBG telah mengajukan calon penerima manfaat. Menurut Ruby, tambahan dua unit dapur SPPG diestimasikan mencakup sekitar 7.600 sasaran. ”Mereka sudah mengusulkan, masing-masing unit total sasarannya 3.800-an,” ungkapnya, kemarin (4/8).
Calon sasaran MBG merupakan siswa yang berasal dari lembaga pendidikan di sekitar dapur umum MBG. Mulai dari jenjang PAUD, SD/MI, SMP/MTs, hingga SMA/SMK sederajat. Ruby menyebutkan, tambahan dua unit dapur SPPG tersebut tersebar di dua titik lokasi. Tepatnya di Kelurahan Meri dan Kelurahan Miji Kecamatan Kranggan, Kota Mojokerto.
Disinggung terkait kesiapan operasional, Ruby menegaskan, sedianya sepenuhnya dinaungi Badan Gizi Nasional (BGN). Ditargetkan, tambahan dua unit dapur akan mulai menyuplai paket menu MBG bulan ini. ”Mungkin pertengahan Agustus ini sudah mulai suplai, pelaksananya SPPI selaku perwakilan dari Badan Gizi Nasional (BGN),” imbuh dia.
Dengan tambahan dapur SPPG tersebut, program MBG diproyeksi mencakup kurang lebih 10 ribu peserta didik. Sebab, sejak Februari lalu, telah beroperasi satu unit dapur umum di Kelurahan Wates, Kecamatan Magersari, dengan kapasitas produksi sekitar 3.247 paket yang disalurkan untuk 9 sekolah. (ram/ris)
Editor : Hendra Junaedi