MASA pengenalan lingkungan sekolah (MPLS) di SDN Wonokusumo, Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto telah sepekan berjalan. Permulaan tahun ajaran baru 2025/2026 ini menjadi momen transisi sekaligus adaptasi bagi siswa baru yang dikemas dengan kegiatan yang ceria dan menyenangkan.
Digulirkan sejak Senin (14/7), SDN Wonokusumo memberikan penyambutan kedatangan peserta didik baru dengan menerapkan budaya 5S. Sejak memasuki pintu gerbang, siswa disambut oleh kepala sekolah, guru, kakak kelas, hingga, penjaga sekolah dengan senyum, salam, sapa, sopan, dan santun. ’’Sesuai dengan tema MPLS Ramah dengan Ceria dan Menyenangkan, kami libatkan semua warga sekolah untuk melakukan penyambutan yang ramah bagi anak-anak,’’ tandas Kepala SDN Wonokusumo Nurul Fadilah.
Diawali dengan upacara pembukaan, kegiatan perdana MPLS diisi dengan materi perkenalan. Sebanyak 84 murid baru dilatih untuk percaya diri dengan saling mengenal sesama teman-temanya.
MPLS juga dirangkai dengan pembiasan program 7 KAIH (Kebiasaan Anak Indonesia Hebat). Dengan harapan agar dapat menjadi fondasi dalam pembentukan karakter anak didik. ’’Tentu pengenalan program ini tidak lepas dari game-game menarik agar anak-anak bisa ceria dan menyenangkan selama MPLS,’’ tuturnya.
Siswa baru juga dimotivasi untuk mengembangan bakat dan minat melalui program ekstrakurikuler (ekskul). Sehingga, kakak kelas juga melakukan aksi unjuk gigi dengan menyuguhkan penampilan drum band hingga menyanyi.
Sebagai sekolah menuju Adiwiyata, anak didik juga dibekali untuk cinta lingkungan sejak dini. Di antaranya dengan melaksanakan giat menanam bibit sayuran di lahan sekolah. Rangkaian kegiatan MPLS akan berlanjut hingga Sabtu (26/7) yang bakal ditutup dengan pemberian apresiasi siswa dan gathering bersama wali murid. (ram/fen)
Editor : Hendra Junaedi