Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

MAN 2 Mojokerto Antar 225 Siswa Lolos PTN, Luar Negeri, dan Sekolah Kedinasan

Fendy Hermansyah • Senin, 28 Juli 2025 | 15:20 WIB

 

Apel dan pembukaan Matsama di awal masuk sekolah tahun ajaran baru 2025-2026.
Apel dan pembukaan Matsama di awal masuk sekolah tahun ajaran baru 2025-2026.

’’Ngopi Manis’’ dan Program Unggulan Jadi Kunci Sukses Madrasah Unggul dan Mendunia

TAHUN ajaran ini menjadi momen bersejarah bagi MAN 2 Mojokerto. Sebanyak 225 siswa madrasah ini berhasil lolos ke berbagai perguruan tinggi negeri (PTN), perguruan tinggi keagamaan Islam negeri (PTKIN), sekolah kedinasan, politeknik negeri, bahkan universitas di luar negeri. Jumlah ini mengalami peningkatan 100 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Pencapaian luar biasa ini menjadi bukti nyata keseriusan madrasah dalam membina generasi unggul dan kompetitif di berbagai bidang.

Pencapaian tersebut tentu tidak diraih secara instan. MAN 2 Mojokerto memiliki sejumlah program strategis dan terstruktur. Salah satu unggulan adalah Ngopi Manis (Ngobrol Penuh Inspirasi Masa Depan Indah dan Solutif), sebuah platform bimbingan karier dan pengembangan diri yang menyasar siswa sejak dini dalam menentukan arah masa depannya.

Menurut Yulia Pratitis, Wakil Kepala Madrasah Bidang Kurikulum, Ngopi Manis mencakup beragam subprogram seperti, In Budi (Intensifikasi Bidang Studi), Kopi Ketan (Kolaborasi Insersi Antar Pelajaran), C-Talk (Career Talk), Bidik Peti (Membidik PTN Idaman Hati), hingga U-Talk (University Talk). ’’Sejak kelas XI, siswa sudah kami kenalkan dengan dunia perkuliahan, termasuk mengenal langsung program studi dari kampus-kampus top seperti ITB, UGM, hingga Akmil,’’ ujar Yulia.

Kepala MAN 2 Mojokerto, Rahmad Basuki bersama para hifzil qur’an yang mendapatkan beasiswa sahriyah.
Kepala MAN 2 Mojokerto, Rahmad Basuki bersama para hifzil qur’an yang mendapatkan beasiswa sahriyah.

Pada kelas XII, siswa mulai pihaknya petakan sesuai arah minatnya. Utamanya, orientasi kuliah atau langsung kerja. ’’Yang memilih kuliah kami dampingi intensif dalam jalur SNBP, SNBT, hingga ujian mandiri. Semua terintegrasi dalam program Ngopi Manis,’’ bebernya.

Tidak hanya berorientasi akademik, madrasah ini juga memberi ruang tumbuh siswa yang ingin langsung terjun ke dunia kerja. Disediakan berbagai kelas keterampilan unggulan, seperti Digital Kreatif Visual (DKV), Tata Boga, Animasi, Tata Busana, Kriya Batik, hingga Videografi. Kelas ini dilengkapi sertifikasi keterampilan serta ke depan akan dilanjutkan dengan program magang industri sebagai bekal life skill konkret bagi lulusan.

Kepala MAN 2 Mojokerto, Rahmad Basuki, menyampaikan apresiasinya terhadap capaian luar biasa para siswa. Keberhasilan ini menjadi wujud nyata dari visi madrasah sebagai lembaga pendidikan yang unggul, berprestasi, berakhlak mulia, dan mendunia. ’’Ini adalah hasil dari kerja keras semua pihak baik itu guru, siswa, hingga orang tua. MAN 2 Mojokerto tidak hanya fokus pada akademik, tetapi juga pengembangan potensi siswa di bidang olahraga, seni, dan keterampilan. Kami ingin madrasah ini menjadi tempat lahirnya generasi emas Indonesia,’’ tegas Rahmad.

Salah satu bukti nyata bahwa MAN 2 Mojokerto telah merambah panggung internasional adalah keberhasilan Solahuddin Al-Ayyubi, siswa kelas XI A1, yang lolos dalam program beasiswa Gakusei Kenshu dan mengikuti pembelajaran budaya di Osaka, Jepang. Ia menjadi satu-satunya wakil madrasah se-Indonesia, bersanding dengan lima siswa dari SMA di seluruh Indonesia.

Selama dua pekan, Al-Ayyubi mempelajari budaya Jepang bersama pelajar dari berbagai negara Asia. Itu menjadi sebuah pengalaman lintas budaya yang menjadi kebanggaan tersendiri bagi madrasah. Keberangkatan Al-Ayyubi merupakan hasil kolaborasi antara MAN 2 Mojokerto dan Japan Foundation, yang selama dua tahun terakhir rutin menghadirkan native speaker dari Jepang sebagai bagian dari penguatan program pembelajaran bahasa dan budaya asing.

Tak hanya mengukir prestasi di ranah akademik dan internasional, MAN 2 Mojokerto juga menorehkan kesuksesan dalam Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ini. Sebanyak 500 siswa baru bergabung, menambah jumlah peserta didik aktif menjadi lebih dari 1.500 siswa yang tersebar di 44 rombongan belajar (rombel). Madrasah ini juga menaungi 24 ekstrakurikuler aktif serta berbagai program unggulan, seperti; Program Keagamaan seperti Keputran, SKUA (standar keagamaan ubudiah Amaliah), Program Outing Class untuk setiap jenjang kelas, Beasiswa Jalur Hifdzil Quran, Pembiasaan membaca Al-Qur’an setiap pagi, hingga Pembinaan karakter dan literasi spiritual.

Dengan berbagai prestasi dan program unggul tersebut, MAN 2 Mojokerto kini bisa disebut sebagai madrasah terbesar di Jawa Timur. Tidak hanya dari segi jumlah siswa dan fasilitas bangunan yang representatif, tetapi juga dari rekam jejak prestasi yang telah menembus kancah nasional dan internasional.

Madrasah ini telah menjadi ikon pendidikan berbasis nilai-nilai Islam yang modern dan terbuka terhadap inovasi global. Dengan semangat ’’Madrasah Lebih Baik, Lebih Baik Madrasah’’, MAN 2 Mojokerto terus melangkah pasti mencetak generasi unggul, tangguh, dan berdaya saing tinggi untuk Indonesia dan dunia. (bas/fen)

 

Editor : Hendra Junaedi
#Lolos PTN #man 2 mojokerto #PTKIN #sekolah kedinasan