Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Baru 19 Madrasah yang Disasar MBG

Farisma Romawan • Sabtu, 26 Juli 2025 | 15:35 WIB
BARU BERGULIR: Siswa madrasah di Kecamatan Puri menikmati menu Makan Bergizi Gratis yang disuplai dari SPPG setempat.
BARU BERGULIR: Siswa madrasah di Kecamatan Puri menikmati menu Makan Bergizi Gratis yang disuplai dari SPPG setempat.

Dari 558 Lembaga di 18 Kecamatan

KABUPATEN - Program makan bergizi gratis (MBG) belum menyentuh seluruh madrasah di Kabupaten Mojokerto. Dari 558 lembaga pendidikan yang bernaung di bawah Kementerian Agama (Kemenag), hanya 19 lembaga yang sudah menikmati program besutan Presiden Prabowo Subianto tersebut. Sebagian besar dari mereka berada di dekat Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi yang menjadi mitra Badan Gizi Nasional (BGN).

Kasi Pendidikan Madrasah (Pendma) Kemenag Kabupaten Mojokerto Masrukhan mengatakan 19 lembaga tersebut terdiri dari 5 lembaga tingkat Raudhatul Athfal (RA), 5 lembaga tingkat madrasah ibtidaiyah (MI), 4 lembaga tingkat Madrasah Tsanawiyah (MTs), dan 5 lembaga tingkat Madrasah Aliyah (MA). Mereka tersebar di empat kecamatan, yakni Pacet, Ngoro, Puri, dan Bangsal.

Sejak Mei lalu, lima SPPG yang telah aktif beroperasi telah mendata jumlah siswa yang akan disuplai MBG. Terdiri dari SPPG Kembangbelor 1 dan Kembangbelor 2, Kecamatan Pacet; SPPG Desa/Kecamatan Ngoro; SPPG SPN Polda Jatim Kecamatan Bangsal, serta SPPG Desa Sumolawang, Kecamatan Puri. ’’Sementara ini baru 19 lembaga. Belum ada informasi lanjutan mengenai tambahan jumlah siswa,’’ ujarnya.

Sampai hari ini, pihaknya masih menunggu koordinasi dengan beberapa SPPG lain. Khususnya dua SPPG yang dikabarkan masih dalam proses pembangunan, yakni di Kecamatan Kutorejo dan Kecamatan Puri. Koordinasi ini untuk menentukan jumlah sebaran siswa yang akan disasar MBG. ’’Kami juga koordinasi dengan pendidikan diniyah dan pondok pesantren. Karena sebagian besar madrasah berdiri di pondok pesantren,’’ tandasnya.

Di Kabupaten Mojokerto, jumlah madrasah yang tersebar di 18 kecamatan mencapai 558 lembaga. Terdiri dari raudhatul athfal (RA) sebanyak 197 lembaga, madrasah ibtidaiyah (MI) 207 lembaga, madrasah tsanawiyah (MTs) 97 lembaga, dan madrasah aliyah (MA) 57 lembaga. Dari jumlah itu, total siswanya mencapai 77.682 orang. (far/fen)

Editor : Hendra Junaedi
#kabupaten mojokerto #Badan Gizi Nasional (BGN) #Madrasah 2025 #Makan Bergizi Gratis (MBG)