SMP Islam Al-Akbar Mojokerto menggelar Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) selama lima hari penuh. Kegiatan dirancang sebagai landasan awal pembentukan karakter, semangat belajar, serta penguatan nilai-nilai kebersamaan bagi siswa kelas VII.
Kepala SMP Islam Al-Akbar Mohamad Solikin mengatakan, MPLS diawali dengan pertemuan pagi ceria, dikemas melalui upacara pembukaan sebagai momen penting penyambutan kepada siswa baru. Kepala sekolah beserta jajaran guru, staf, dan perwakilan pengurus OSIS hadir memberikan kesan positif dan membangun kehangatan emosional dengan para siswa baru. ’’Dalam upacara ini disampaikan pesan-pesan motivasi, nilai-nilai dasar sekolah, serta harapan besar terhadap peran aktif siswa dalam menempuh jenjang pendidikan di SMP Islam Al-Akbar,’’ ungkapnya.
Menariknya lagi, MPLS turut melibatkan pengurus OSIS secara menyeluruh. Tidak sekadar panitia, melainkan fasilitator utama mendampingi siswa baru. Mulai pengelolaan waktu, pengenalan tata tertib, hingga pelaksanaan ice breaking yang disisipkan di setiap jeda kegiatan. ’’Ice breaking ini permainan ringan, tepuk semangat, hingga yel-yel khas yang menciptakan suasana akrab, menyenangkan. Sekaligus membangun kepercayaan diri peserta MPLS,’’ tegasnya.
Kehadiran OSIS menjadikan kegiatan terasa lebih hidup dan memberikan teladan kepemimpinan kepada adik kelas. Berbagai kegiatan positif untuk pembentukan karakter peserta didik digelar. Di antaranya, pengenalan sekolah dan wawasan wiyata mandala. Siswa diajak memahami struktur organisasi hingga warga sekolah. ’’Siswa juga diperkenalkan dengan budaya sekolah yang menekankan akhlak mulia, kedisiplinan, dan semangat berprestasi sebagai ciri khas pendidikan di SMP Islam Al-Akbar. Penguatan nilai-nilai ini diharapkan mampu membentuk siswa yang tidak hanya cerdas akademis, tetapi juga unggul dalam sikap dan karakter,’’ tegasnya.
Dilanjut menumbuhkan semangat dan kesadaran sosial. Termasuk, edukasi penting mengenai pencegahan penyalahgunaan NAPZA, bahaya judi online, serta pendidikan antikorupsi. Lalu, sarapan sehat, senam bersama, dan outbond keakraban. ’’Berikutnya siswa juga disosialisasikan OSIS, deklarasi anti-bullying, dan demo ekstrakurikuler,’’ tuturnya.
Terakhir puncak MPLS, digelar perkemahan Kamis-Jumat untuk membentuk jiwa pemimpin dan mental tangguh. Sehingga, tegas Solikin, melalui MPLS yang terencana, menyeluruh, dan melibatkan semua unsur sekolah, SMP Islam Al-Akbar Mojokerto menunjukkan komitmen kuat membentuk generasi pelajar yang adaptif, berkarakter, dan siap menyongsong tantangan pendidikan di era global. ’’MPLS bukan hanya pengenalan, melainkan langkah awal pembentukan identitas dan jati diri siswa sebagai bagian dari keluarga besar SMP Islam Al-Akbar,’’ pungkasnya. (ori/fen)
Editor : Hendra Junaedi