MASA pengenalan lingkungan sekolah (MPLS) di SDN Selotapak, Kecamatan Trawas, Kabupaten Mojokerto berjalan dengan ceria dan penuh makna. Dalam pelaksanaannya, peserta didik baru mengikuti rangkaian kegiatan yang dibalut dengan pelestarian budaya.
Nuansa kedaerahan diterapkan sejak pembukaan MPLS, Senin (14/7). Seluruh tenaga pendidik di SDN Selotapak menyambut kedatangan siswa dengan mengenakan pakaian adat. ’’MPLS tahun ini kami kemas dengan mengangkat nilai-nilai pelestarian budaya,’’ ungkap Kepala SDN Selotapak, Siti Khamdiyah.
Diawali dengan prosesi penyerahan peserta didik oleh wali murid, tahun ajaran 2025/2026 baru ditandai dengan pelepasan balon ke udara. Agenda seremoni tersebut selaras dengan tagline MPLS 2025 di SDN Selotapak yang bertajuk Meraih Mimpi Menggapai Prestasi.
Pada pekan pertama, MPLS diisi dengan beragam kegiatan pengenalan. Baik kepada para guru, teman, hingga pengenalan lingkungan dan sarana prasarana sekolah. MPLS masih akan berlanjut hingga Sabtu (26/7). Pekan kedua nanti, SDN Selotapak menyiapkan rangkaian kegiatan yang lebih semarak berupa pawai budaya yang diikuti oleh siswa kelas I sampai VI. ’’Pawai ini sekaligus sebagai pengenalan program Sabtu Budaya di SDN Selotapak,’’ tuturnya.
Pawai akan berjalan meriah dengan iringan grup drumband sekolah. Tak hanya itu, seluruh siswa juga mengenakan baju daerah sebagaimana yang akan dipraktikkan rutin pada hari Sabtu di minggu kedua dan keempat di SDN Selotapak. ’’Harapannya dengan mengusung unsur kebudayaan pada kegiatan MPLS ini agar anak-anak juga turut melestarikan budaya kita,’’ pungkas Siti Khamdiyah. (ram/fen)
Editor : Hendra Junaedi