Masa pengenalan lingkungan sekolah (MPLS) dilaksanakan SMPN 1 Gedeg tahun ini dengan memegang prinsip delapan dimensi profil lulusan. Salah satunya dengan membiasakan 255 siswa dengan perilaku yang beriman dan bertakwa, komunikatif, kolaboratif, kreatif, sehat, mandiri, kritis, dan cinta Tanah Air.
Sikap tersebut sekaligus untuk mendukung program sekolah selama MPLS, yakni menggali potensi siswa untuk meraih prestasi maksimal. Program tersebut selaras dengan visi dan misi sekolah, terwujudnya peserta didik yang unggul dalam prestasi, mandiri, berkarakter, berwawasan global berdasarkan iptek dan imtaq, serta peduli lingkungan.
”Selama MPLS ini kami menerapkan slogan Gali Potensi, Raih Prestasi. Kami ingin anak-anak kelas VII mampu menggali minat dan bakatnya agar bisa menggapai cita-citanya di masa depan,” ujar Kepala SMPN 1 Gedeg Sumardi. Beberapa wujud kebiasaan yang diterapkan siswa selama MPLS adalah salat Duhur berjamaah dan berdoa sebelum maupun sesudah jam pelajaran.
Lalu menyanyikan lagu Indonesia Raya dan beberapa lagu nasional untuk meningkatkan rasa cinta Tanah Air, hingga senam atau olahraga bersama untuk menunjang tumbuh kembang siswa. Siswa juga dikenalkan dengan nilai-nilai sejarah Majapahit sebagai kearifan lokal budaya masyarakat Mojokerto. Dengan menamai kelompok siswa berdasarkan nama-nama raja Majapahit dan filosofinya.
Agar siswa lebih peduli terhadap lingkungan, SMPN 1 Gedeg juga menerapkan pembelajaran ramah lingkungan. Di mana, siswa diminta membawa bekal makanan dan minuman sehat dan bergizi yang bebas dari sampah plastik. ”Sebagai wujud peduli lingkungan peserta MPLS diwajibkan membawa tumbler dari rumah yang bisa diisi kembali di kantin sekolah. Untuk mengurangi sampah plastik di sekolah, karena SMPN 1 Gedeg menuju sekolah Adiwiyata mandiri,” pungkasnya. (far/ris)
Editor : Hendra Junaedi