Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Sekolah Rakyat di Mojokerto Diperkuat 11 Tenaga Pendidik

Indah Oceananda • Jumat, 11 Juli 2025 | 15:30 WIB
SIAP DILAKSANAKAN: Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa memastikan kesiapan gedung diklat di Kecamatan Gedeg sebagai percepatan pelaksanaan Sekolah Rakyat di Kabupaten Mojokerto, kemarin (30/6).
SIAP DILAKSANAKAN: Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa memastikan kesiapan gedung diklat di Kecamatan Gedeg sebagai percepatan pelaksanaan Sekolah Rakyat di Kabupaten Mojokerto, kemarin (30/6).

KABUPATEN - Persiapan operasional Sekolah Rakyat (SR) di Kabupaten Mojokerto kian matang. Usai ditetapkannya jumlah peserta didik, kini rekrutmen tenaga guru yang akan ditugaskan mengajar di Sekolah Rakyat pun telah tuntas.

Disebutkan Kabid Tenaga Pendidik dan Kependidikan (Tendik) Dinas Pendidikan (Dispendik) Kabupaten Mojokerto Hanafi Zuhri, sesuai keputusan Kemensos, lembaga yang sementara berlokasi di gedung diklat di Kecamatan Gedeg ini akan dipimpin Heri Susanto, selaku kepala sekolah. Kemudian, ada 11 guru mata pelajaran maupun wali kelas. ’’Sesuai hasil koordinasi dengan Kemensos, formasi guru SR di Kabupaten Mojokerto ada 11 formasi,’’ ujarnya.

Dia menyebut, para guru ini telah mengikuti pelatihan khusus yang dirancang untuk kurikulum berbasis multi-entry dan multi-exit. Konsep tersebut, memungkinkan siswa masuk dan keluar sesuai perkembangan mereka. ’’Pelatihannya berbeda dengan sekolah umum. Disesuaikan dengan model pembelajaran yang lebih kontekstual dan adaptif,’’ jelasnya.

Hanafi menambahkan, penyediaan tenaga pengajar dan kurikulum merupakan tanggung jawab Kemendikdasmen. Sehingga, Kemensos berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan (Dispendik) daerah untuk proses rekrutmennya. ’’Kalau kepala sekolahnya sudah dilatih melalui retret oleh Kemensos. Untuk guru-guru ikut yang PPG,’’ urainya.

Praktis, saat tahun ajaran baru dimulai 14 Juli nanti, SR bisa mulai beroperasi. Sesuai Keputusan Bupati Mojokerto nomor 188.45/176/hk/416-012/2025, pada tahun ajaran baru 2025/2026 50 peserta didik jenjang SMP akan memulai kegiatan pembelajaran di SR. Puluhan siswa tersebut hasil seleksi yang dilakukan petugas dari total 150 anak yang bersedia. Mereka merupakan keluarga prasejahtera sesuai Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN). Sebagai tahap awal, puluhan calon siswa ini Jjuga telah menjalani pemeriksaan kesehatan gratis di Sekolah Rakyat. (oce/fen)

 

Editor : Hendra Junaedi
#kabupaten mojokerto #Sekolah Rakyat 2025 #gedeg mojokerto #tenaga pendidik #gedung diklat