Sudah menjadi tradisi di SMK Muhammadiyah Tiga (Mutia) Ngoro, Kabupaten Mojokerto, menyambut orang tua dan siswa melalui program open school day. Tak sekadar mempersiapkan tahun ajaran baru, program ini juga sebagai bentuk ajang silaturahmi sekolah dengan wali murid.
Berlangsung Minggu (6/7) lalu, para wali murid antusias menghadiri acara yang digelar di gedung Kampus II PMBQ SMK Mutia itu. Kegiatan tersebut dibagi menjadi beberapa sesi acara. Antara lain, rapat wali murid baru, pembagian rapor dan rewarding, sharing session, hingga pemberian penghargaan bagi siswa berprestasi. ’’Kesempatan kali ini adalah agenda tahunan untuk mengenalkan SMK Mutia, yang memang harusnya jadi sekolah pilihan utama,’’ papar Kepala SMK Mutia Ngoro Ednan Rudianto.
Di hadapan sekitar seribu wali murid, Ednan memaparkan sejumlah profil maupun program unggulan pembelajaran lembaga vokasi yang terdiri dari enam program keahlian. Apalagi di SMK Mutia semua siswa bisa meraih impiannya. ’’Kita punya prinsip, anake kiai durung tentu dadi kiai, anake petani durung tentu dadi petani. Di SMK Mutia ini, bukan untuk orang yang tidak berani bermimpi,’’ tegasnya.
Mengapa demikian? Ednan menjabarkan, SMK Mutia memiliki konsep BMW yang berkaitan dengan after school bagi para alumninya. Yaitu, program bekerja, melanjutkan ke perguruan tinggi, hingga wirausaha. ’’Kita memang punya target output maupun input. Dengan program BMW, lulusan SMK Mutia jadi punya profil menentukan mereka mau menjadi apa di masa depan nanti,’’ bebernya.
Begitu pula dengan penanaman karakter siswa. SMK Mutia juga memiliki program pembiasaan religi. Yakni, MSG atau morning spiritual gathering. ’’Berupa salat Duha dan ngaji bersama yang diikuti seluruh warga sekolah. Kepala sekolah maupun guru juga wajib mengikuti kegiatan ini,’’ ulas Ednan.
Adapun wujud nyata BMW yang diimplementasikan SMK Mutia dituangkan dalam berbagai kegiatan. Mulai dari sinergi pihak sekolah melalui hubungan dalam maupun luar negeri, serta mewujudkan prestasi siswa hingga ke level internasional. ’’Siswa yang mendapat beasiswa atau kesempatan kerja di luar negeri juga difasilitasi dari sekolah. Sudah banyak lulusan kami yang bekerja maupun meneruskan kuliah di Jepang dan Jerman. Terbaru, kami sudah menjalin kerja sama juga dengan Korea Selatan,’’ imbuhnya.
Sejumlah wali murid SMK Mutia juga turut kecipratan door prize dalam kegiatan tersebut. Seperti dalam program open day school yang digelar setiap jelang tahun ajaran baru, hadiah menarik pun menanti mereka. ’’Wali murid yang datang ke sekolah lebih awal selalu kita apresiasi dengan door prize, untuk reward mereka yang semangat menghadiri kegiatan open day school ini,’’ tandasnya. (oce/ris)
Editor : Hendra Junaedi