SEMENTARA itu, Dinas Pendidikan Jawa Timur memperpanjang waktu seleksi penerimaan siswa baru (SPMB) 2025 bagi SMA Negeri di Mojokerto yang pagunya belum terpenuhi. Khususnya SMA di kawasan pinggiran yang kekurangan jumlah pendaftar calon siswa baru. Tak jauh beda, sistem seleksi nantinya juga berdasarkan pemeringkatan dan pilihan satuan pendidikan saat calon murid baru mendaftar pada jalur domisili reguler.
Kasi SMA Cabang Dinas Pendidikan (Cabdindik) Mojokerto Imron Rosadi mengatakan, kekurangan calon siswa kebanyakan dialami SMA yang berada di kawasan pinggiran, seperti SMAN 1 Trawas, SMAN 1 Gondang, hingga SMAN 1 Pacet yang berada di area dengan populasi penduduk terbatas. Berdasarkan update SPMB online kemarin, pagu 15 persen yang tersedia di jalur domisili sebaran tidak semuanya terpenuhi. Seperti SMAN 1 Pacet yang menyediakan 47 kursi, hanya terisi 38 calon murid baru.
Sementara SMAN 1 Trawas yang menyediakan 42 pagu untuk calon siswa baru, baru terisi 12 pendaftar. Sedangkan SMAN 1 Gondang, terisi 34 pendaftar dari 47 pagu yang disediakan. Bahkan, kekurangan juga dialami SMAN 1 Kutorejo yang notabene berada di area tengah Wilayah Kabupaten Mojokerto. Dari 53 pagu yang disediakan, sekolah yang beralamatkan di Jalan Lapangan, Desa/Kecamatan Kutorejo ini hanya mampu menampung 30 calon siswa baru.
’’Update data masih bisa berubah-ubah. Namun ada waktu sehari lagi untuk memenuhi kuota untuk sekolah yang kekurangan pagu di jalur domisili,’’ ungkapnya. Untuk bisa memenuhi kuota tersebut, calon siswa yang namanya terlempar di pemeringkatan jalur domisili reguler secara otomatis akan masuk di sistem seleksi pemenuhan pagu. Hanya saja, data mereka tetap akan diperingkat kembali berdasarkan nilai gabungan akademik dan jarak antara rumah dengan sekolah.
Dengan sistem tersebut, Imron optimistis pagu sekolah akan terpenuhi dan siswa tetap tertampung. Hal ini sesuai dengan asas SPMB yang harus objektif, transparan, akuntabel, berkeadilan, dan tanpa diskriminasi sesuai Permendikdasmen Nomor 3 Tahun 2025 tentang Sistem Penerimaan Murid Baru. ’’Mulai besok (hari ini, Red) akan dibuka untuk SMA yang kekurangan pagu di jalur domisili. Proses seleksi sekaligus dengan daftar ulang di sekolah tujuan,’’ pungkasnya. (far/fen)
Editor : Hendra Junaedi