Di Tahap Kedua, Jalur Nilai Prestasi Jadi Peluang
MOJOKERTO RAYA – Calon siswa baru yang akan masuk ke SMA negeri harus bersiap untuk merebutkan kursi di jalur prestasi akademik. Itu setelah tahapan pertama yang membuka tiga jalur tersebut telah tuntas digelar, Selasa (17/6) lalu.
Kepala Cabang Dinas Pendidikan (Cabdindik) Wilayah Kabupaten-Kota Mojokerto Mudianto mengatakan, di tahapan kedua ini, calon murid baru yang mendaftar bisa berasal dari wilayah dalam rayon maupun wilayah luar rayon dalam satu kabupaten/kota, atau wilayah luar rayon antardaerah.
’’Jadi siswa yang domisilinya jauh, tapi ingin mendaftar ke SMA kota, misalnya, itu bisa. Asalkan, nilai rapor akademiknya tinggi,’’ katanya, kemarin. Mudianto menuturkan, di jalur prestasi akademik SMA negeri, tersedia kuota 25 persen dari daya tampung satuan pendidikan.
Sesuai ketentuan, pendaftar hanya bisa memilih maksimal di tiga SMA negeri. ’’Dengan ketentuan paling banyak tiga SMA di wilayah dalam rayon. Atau paling banyak 2 SMA di wilayah dalam rayon, dan paling banyak 1 SMA di wilayah luar dan dalam kabupaten/kota rayon atau wilayah luar rayon pada daerah yang berbatasan,’’ jelasnya.
Nantinya, lanjut dia, apabila calon murid yang mendaftar melalui jalur tersebut melebih kuota, sekolah akan melakukan tahap seleksi. Yakni, dengan mempertimbangkan urutan prioritas dari nilai akhir maupun jarak domisili menuju sekolah tujuan. ’’Sebaliknya apabila kuotanya belum terpenuhi, maka sisanya akan dimasukkan dalam pemenuhan kuota jalur domisili khusus SMA,’’ imbuh dia.
Dia mengimbau, agar para calon murid baru lebih teliti dan mempertimbangkan pilihan sekolah yang akan dituju. Mudianto juga menyarankan agar calon peserta didik tidak menunda pendaftaran dan selalu memantau perkembangan informasi.
”Kami berharap seluruh calon siswa dapat memanfaatkan waktu dengan baik, tidak menunggu hari terakhir, dan aktif berkoordinasi dengan pihak sekolah untuk memastikan semua syarat terpenuhi,” tandasnya. Sedianya pendaftaran tahap kedua ini akan dibuka pada 22-23 Juni. (oce/ris)
Editor : Hendra Junaedi