PELEPASAN siswa MI-MTs Riyadlotul Uqul Jabon, Kecamatan Mojoanyar, Mojokerto tahun ajaran 2024/2025 tampak berbeda. Sebab, momen kenangan para siswa kali ini diabadikan dalam launching buku antologi goresan puisi ’’Ayah, Ibu, Guru, dan Sahabatku’’.
Diikuti 41 siswa kelas VI MI dan IX MTs Riyadlotul Uqul Jabon, Mojoanyar, Mojokerto, kegiatan pelepasan tersebut juga disaksikan oleh para wali murid, Sabtu (14/6). Ketua Yayasan Ar Ridlo, Wuri Handayani, mengungkapkan, perpisahan ini tentu menjadi kebanggaan bagi para wali murid, karena anak-anaknya menjadi sukses, baik, dan bermanfaat. ’’Yayasan terus berusaha meningkatkan kualitas dan kuantitasnya, dengan menjadikan lembaga pendidikan tidak hanya sebagai alat transfer keilmuan tetapi juga sebagai wadah pengembangan karakter, moral, dan spiritual,’’ terangnya.
Begitu juga dengan penerapan kurikulum merdeka yang menggunakan pendekatan deep learning. Wuri menyatakan, keberhasilan lembaga pendidikan membutuhkan kerjasama dari orang tua dan lingkungan yang mendukung. ’’Oleh karenanya, wali murid kami yang aktif membantu Penerimaan Peserta Didik Baru MI-MTs Riyadlotul Uqul tahun ajaran 2025/2026, kami sangat berterima kasih sekali dan semoga nantinya bisa menjadi amal saleh,’’ tuturnya.
Kemudian, momen pelepasan ditandai dengan launching buku antologi goresan puisi karya Lilik Maslamah, M. Pd. I, dan siswa kelas IV MI Riyadlotul Uqul. Istimewanya lagi, kata pengantar dalam buku tersebut disampaikan langsung oleh Muttakin, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Mojokerto. ’’Dalam kata pengantar, beliau menuliskan Program GELEM (Gerakan Literasi Madrasah). Program ini bertujuan untuk membudayakan literasi di lingkungan madrasah. Semoga, harapannya bisa mendorong siswa, guru, dan tenaga kependidikan untuk meningkatkan kemampuan membaca, menulis, berbicara, menghitung, dan memecahkan masalah,’’ tandasnya. (oce/fen)
Editor : Hendra Junaedi