Pelepasan siswa kelas IX SMPN 7 Mojokerto dikemas dengan sederhana, kemarin (13/6). Tasyakuran menjadi penanda momen penting bagi para siswa yang telah menyelesaikan pendidikan selama tiga tahun. Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, SMPN 7 Mojokerto kali ini merayakan acara perpisahan dengan sederhana namun sarat makna meski di dalam sekolah.
Diisi dengan istighotsah dan doa bersama, siswa berprestasi, baik di bidang akademik maupun nonakademik pun mendapat apresiasi dari sekolah. ’’Dengan tidak mengurangi kekhidmatan dan keharuan yang luar biasa dengan sangat sederhana, SMPN 7 melaksanakan kegiatan tasyakuran kelulusan,’’ kata Kepala SMPN 7 Mojokerto Evi Poespito Hany.
Dia turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh siswa atas perjuangan mereka selama tiga tahun terakhir. Pihaknya berpesan agar kelulusan ini menjadi pijakan awal untuk meraih cita-cita yang lebih tinggi.
’’Momen kali ini mencerminkan harapan besar kami kepada mereka, bahwa satu langkah hari ini bisa membuka seribu peluang di masa depan. Yang paling penting kita bisa mencetak generasi berkarakter yang berprestasi,” ujarnya.
Istimewanya lagi, siswa lulusan SMPN 7 Mojokerto tahun ini ada yang berhasil diterima di SMA Taruna Nala Malang. Siswa bernama Hasna Quaneisha Naiyira Sakhi tersebut diterima di sekolah negeri itu melalui jalur prestasi. ’’Siswa kami ini masuk ke SMA tersebut menggunakan tes nilai dan fisik,’’ imbuhnya.
Seluruh rangkaian kegiatan diakhiri dengan foto bersama. Keluarga besar SMPN 7 Mojokerto pun akhirnya melepas 148 siswa kelas IX menuju jenjang pendidikan berikutnya, dengan harapan besar agar mereka menjadi generasi unggul, berkarakter, dan siap bersaing di masa depan. (oce/ris)
Editor : Hendra Junaedi