Sebagian Direalisasi Bulan Ini, Sentuh MI hingga MA
KABUPATEN - Program makan bergizi gratis (MBG) bagi siswa madrasah mulai digulirkan pada pertengahan tahun ini. Di Kabupaten Mojokerto, setidaknya baru 19 lembaga pendidikan di bawah naungan Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Mojokerto yang menjadi sasaran program prioritas Presiden Prabowo Subianto tersebut.
Kasi Pendidikan Madrasah (Pendma) Kemenag Kabupaten Mojokerto Ama Noor Fikry menyatakan, belasan lembaga yang menjadi sasaran MBG tersebut sudah menyentuh semua jenjang. Mulai dari RA, MI, MTs, hingga MA. ’’Alhamdulillah, sudah ada yang dapat (MBG), tapi baru sebagian,’’ katanya, kemarin (12/6).
Fikry menyebutkan, di jenjang RA setidaknya terdapat lima lembaga, MI lima lembaga, MTs empat sekolah, dan lima lembaga bagi tingkat MA. Madrasah yang mendapat sentuhan program MBG tersebut tersebar di Kecamatan Puri, Bangsal, Ngoro, dan Pacet. ’’Penyuplainya langsung dari Badan Gizi Nasional (BGN) melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) terdekat yang ada di desa sekitar madrasah tersebut,’’ bebernya.
Fikry menyatakan, pelaksanaan program MBG di madrasah sejauh ini memang belum merata. Sebab, sebelumnya terdapat beberapa sekolah yang lebih dulu menerima MBG sejak Maret atau Mei. Sedangkan sebagian lainnya baru mendapatkan program makan gratis di bulan Juni. ’’Tergantung dari SPPG-nya,’’ ungkap dia.
Sekadar diketahui, di Kabupaten Mojokerto sejauh ini terdapat 558 madrasah yang tersebar di 18 kecamatan. Dari jumlah tersebut total siswanya mencapai 77.682 siswa. Meliputi siswa dan santri. Mulai dari raudhatul athfal (RA) sebanyak 197 lembaga, madrasah ibtidaiyah (MI) 207 lembaga, madrasah tsanawiyah (MTs) 97 lembaga, dan madrasah aliyah (MA) 57 lembaga, baik negeri maupun swasta. ’’Lembaga lainnya kemungkinan akan mendapat MBG juga, tapi secara bertahap,’’ pungkasnya. (oce/ris)
Editor : Hendra Junaedi