Dispendik Mulai Sosialiasikan SPMB Jenjang SD Negeri
KABUPATEN – Sistem penerimaan murid baru (SPMB) tahun ajaran 2025/2026 jenjang SD negeri mulai digeber, kemarin (3/6). Tahun ini, Dinas Pendidikan (Dispendik) Kabupaten Mojokerto akan membuka tiga jalur pendaftaran.
Kepala Dinas Pendidikan (Dispendik) Kabupaten Mojokerto Ludfi Ariyono menyatakan, proses pendaftaran SPMB SD negeri terbagi menjadi dua mekanisme. Sebanyak 13 lembaga negeri di Kabupaten Mojokerto akan menerapkan pendaftaran sistem online, sedangkan sisanya tetap menggunakan mekanisme offline.
’’Jadwal pelaksanaan daftar SPMB untuk yang online maupun offline sama. Namun, untuk yang online harus ada verifikasi dan validasi (verval) berkas dulu,’’ terangnya. Dia menjelaskan, lembaga yang membuka pendaftaran online bakal mengawali proses verifikasi dan validasi (verval) pada 16-17 Juni.
Kemudian proses pendaftaran secara serentak dimulai pada 23 sampai 25 Juni. ’’Proses verval bisa dilakukan ke SDN yang menerapkan pendaftaran online. Kemudian pemilihan jalur bisa dilakukan secara mandiri,’’ papar dia.
Untuk pendaftaran offline, calon siswa cukup mendatangi sekolah tujuan dan mengisi formulir sekaligus melengkapi berkas. Adapun jalur yang dibuka antara lain, jalur domisili, afirmasi, dan mutasi. Jalur domisili dibuka dengan kuota 75 persen, kuota afirmasi 20 persen, dan kuota mutasi 5 persen.
’’Seleksinya dilihat dari kelengkapan berkas sesuai jalur masing-masing,’’ imbuh Ludfi. Penetapan penerimaan calon murid menjadi murid, lanjut dia, ditentukan dalam rapat dewan guru dan harus disahkan oleh dispendik. Sedangkan untuk hasil SPMB SD negeri bakal diumumkan pada 1 Juli mendatang. ’’Selama proses SPMB, kita juga akan menggelar simulasi pendaftaran untuk yang online,’’ tandasnya. (oce/ris)
Editor : Hendra Junaedi