Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Gus Bupati Pastikan Mutasi tanpa Mahar

Khudori Aliandu • Sabtu, 24 Mei 2025 | 16:00 WIB
HARAPAN BARU: Bupati Mojokerto Muhammad Albarraa mengulirkan mutasi dan perpanjangan tugas kepala puluhan kepala sekolah jenjang SD negeri dan SMP negeri di lingkungan Dinas Pendidikan Kabupaten.
HARAPAN BARU: Bupati Mojokerto Muhammad Albarraa mengulirkan mutasi dan perpanjangan tugas kepala puluhan kepala sekolah jenjang SD negeri dan SMP negeri di lingkungan Dinas Pendidikan Kabupaten.

Sentuh Puluhan Kepala Sekolah SD dan SMP Negeri

 KABUPATEN - Pemkab Mojokerto menggelar mutasi dan perpanjangan tugas bagi puluhan kepala sekolah jenjang SD dan SMP negeri. Dalam momentum ini, Bupati Mojokerto Muhammad Albarraa menegaskan proses mutasi tersebut dilakukan secara profesional, bebas intervensi, dan tanpa mahar alias tidak ada jual beli jabatan.

 ”Kami pastikan dalam mutasi dan rotasi jabatan ini, saya Bupati Mojokerto Muhammad Albarraa tidak meminta apa pun kepada panjenengan. Kalau ada orang yang mengatasnamakan saya, abaikan saja, dan saya tidak pernah memerintahkan apa pun untuk meminta apa pun dari siapa pun. Lurus dan jalankan saja apa yang diamanatkan oleh undang-undang yang berlaku,” ungkap Gus Bupati sapaan karib Muhammad Albarraa di hadapan para guru dan pejabat dinas.

 Menurutnya, peran kepala sekolah sebagai pemimpin strategis memiliki peran penting di dalam satuan pendidikan. Sehingga diharapkan para kepala sekolah yang baru tersebut mampu membawa lembaga pendidikan yang dinakhodai menjadi lebih maju dan berkualitas.

 ”Anda bukan hanya seorang guru, tetapi pucuk pimpinan di dalam sekolah yang Anda pimpin agar maju, berkualitas, dan anak didiknya menjadi anak didik yang bermanfaat serta berguna bagi nusa dan bangsa,” tegasnya. 

Tak hanya itu, Pemkab Mojokerto juga tengah mempersiapkan langkah konkret untuk meningkatkan mutu dan kualitas pendidikan. Tahun ini, Pemkab Mojokerto menganggarkan puluhan miliar untuk merenovasi 65 unit sekolah yang mengalami kerusakan atau tidak layak fungsi. 

Langkah tersebut merupakan bagian dari wujud pemerintah hadir serta memastikan kenyamanan dan keamanan di lingkungan sekolah. ”Saya juga meminta kepala sekolah harus menjaga sinergitas di lingkungan sekolah, memanfaatkan teknologi dalam manajemen pendidikan, dan siap menghadapi tantangan zaman yang semakin dinamis. Ini amanah dan diharapkan dapat mengemban dengan sebaik-baiknya,” jelas Gus Bupati.

 Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan (Dispendik) Kabupaten Mojokerto Ludfi Ariyono menambahkan, mutasi dan perpanjangan tugas tersebut mengacu pada Permendikbudristek Nomor 40 Tahun 2021, serta surat edaran (SE) bersama antara Kemendikbudristek, Kemendagri, dan BKN. 

”Total penerima SK Bupati Mojokerto penugasan sebagai kepala sekolah saat ini sebanyak 39 orang. Mereka akan bertugas di berbagai sekolah negeri se-Kabupaten Mojokerto,” bebernya. Perinciannya, lanjut Ludfi, 10 orang menerima perpanjangan penugasan, dan 29 lainnya dimutasi dengan penugasan baru sebagai kepala SD dan SMP negeri. (ori/ris)

 

Editor : Hendra Junaedi
#Pemkab Mojokerto #gus barraa #jual beli jabatan #mahar #mutasi kepala sekolah