Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Hari Ini Penilaian EJIES 400 Karya Inovasi Pendidikan di Mojokerto Dimulai

Indah Oceananda • Jumat, 23 Mei 2025 | 15:15 WIB

 

KOLABORASI: Tim JPRM berdiskusi dengan pakar pendidikan dari salah satu universitas sebelum menilai karya untuk program EJIES, kemarin (21/5).
KOLABORASI: Tim JPRM berdiskusi dengan pakar pendidikan dari salah satu universitas sebelum menilai karya untuk program EJIES, kemarin (21/5).

Satu persatu karya inovasi terbaik dalam ajang East Java Inovative Education Summit (EJIES) 2025 mulai dinilai tim dewan juri. Berlangsung hingga 10 Juni nanti, ketiga dewan juri hari ini langsung menyeleksi 400 karya para guru SMA, SMK, dan SLB se-Mojokerto Raya.

 Manajer Event dan Pengembangan Usaha Jawa Pos Radar Mojokerto (JPRM) Arief Hikmawan menuturkan, 400 karya yang telah terkumpul telah dilakukan penilaian oleh tiga dewan juri. Di hari pertama penilaian, ketiga tim dewan juri memastikan masing-masing karya telah memenuhi persyaratan yang sudah ditentukan sebelumnya.

 ’’Kalau karya yang terkumpul tidak memenuhi persyaratan, langsung kita nyatakan gugur,’’ ujarnya, kemarin (22/5). Arief menjelaskan, kriteria inovasi yang diikutsertakan adalah inovasi yang telah diimplementasikan setidaknya dua bulan pada lingkup kerja masing-masing satuan pendidikan.

 Kemudian dilanjutkan dengan pengembangan hingga mencapai hasil yang dapat diukur secara jelas. ’’Sesuai persyaratan, inovasi yang dikumpulkan ini juga harus dibuktikan dengan komitmen dari sekolah atau guru yang mendukung inovasi pendidikan dan bersedia mendokumentasikan proses inovasi yang diusulkan,’’ paparnya.

 Ketiga tim dewan juri yang melakukan penilaian karya, meliputi dua juri internal JPRM dan satu juri eksternal, yakni pakar pendidikan dari perguruan tinggi (PT).

 ’’Diharapkan dengan menggandeng pakarnya, penilaian inovasi ini menjadi lebih fair dan benar-benar menentukan karya yang terbaik agar bisa lolos nantinya,’’ imbuh dia.

 Program besutan Dinas Pendidikan (Dindik) Provinsi Jawa Timur ini diharapkan dapat mewadahi lingkup pendidikan atas karya kreativitas para guru. Arief menegaskan, sistem penilaian karya ilmiah atau proposal peserta EJIES bakal berlangsung hingga 10 Juni mendatang. 

’’Dari penilaian ini, nanti dari 10 besar karya terbaik ini hasilnya akan kita publikasi,’’ tandasnya. Pengumuman hasil 10 besar terbaik inovasi dari setiap cabdindik akan ditampilkan pada 15 Juni. Pendaftaran dan pengumpulan proposal EJIES telah dibuka pada 3 Februari-15 Mei lalu. 

Selanjutnya untuk coaching clinic dan penilaian dilakukan pada 13 Maret-15 Juli. Terakhir, 25 karya inovasi terbaik akan mengikuti showcase atau presentasi publik pada Agustus mendatang. (oce/ris)

 

 

Editor : Hendra Junaedi
#dinas pendidikan provinsi jatim #penilaian #ejies 2025 #karya tulis ilmiah