SDN Kuripansari satu-satunya lembaga pendidikan dasar di Desa Kuripansari sejak berdiri pada tahun 1962 sudah menorehkan prestasi membanggakan di berbagai bidang. Di bawah kepemimpinan Masruroh, S.Pd.I, sekolah ini menjelma menjadi pusat pengembangan potensi anak-anak desa dengan torehan prestasi yang terus meningkat dalam dua tahun terakhir.
Beberapa pencapaian gemilang yang berhasil diraih antara lain: Juara 1 peraih medali emas Kompetisi SAINS Se Indonesia ( KSSI ) tingkat Nasional, peraih medali Perak dalam Kompetisi Olimpiade Pelajar SAINS Indonesia ( OPSI ), Juara 1 cabang olahraga tradisional Golf tingkat Provinsi, Juara 1 di kejuaraan Karate tingkat Propinsi, dan masih banyak lagi yang lainnya.
Deretan prestasi ini membuktikan komitmen SDN Kuripansari dalam membina generasi muda yang berprestasi dan berdaya saing. Kamis, (17/4) SDN Kuripansari kembali menorehkan tinta emas melalui siswanya, Rizki Bimantara (10), yang akrab disapa Bima. Dalam ajang Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) tingkat Kabupaten Mojokerto, Bima berhasil meraih Juara 1 pada cabang lomba kriya. Karya anyaman yang diangkat Bima mengusung tema permainan tradisional ’’Das-dasan’’ atau dikenal juga dengan sebutan ’’Dam-daman’’, permainan asah otak dua pemain yang populer pada era 1990-an.
’’Prestasi ini adalah buah dari kerja keras, ketekunan, dan semangat pantang menyerah. Saya bangga atas pencapaian Bima yang tidak hanya membawa nama baik sekolah, tapi juga mengangkat kembali nilai-nilai budaya bangsa melalui karya kriya anyam bertema permainan tradisional. Semoga keberhasilan ini bisa menjadi inspirasi bagi siswa-siswa lainnya untuk terus berkarya, berprestasi, dan menjaga warisan budaya kita.,’’ ujar Masruroh. (bas/fen)
Editor : Hendra Junaedi