KOTA - Selain kain seragam, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kota Mojokerto tahun ini juga mengalokasikan bantuan sepatu gratis bagi peserta didik baru. Perlengkapan alas kaki ini akan diberikan untuk 5 ribu anak yang diterima dalam seleksi penerimaan murid baru (SPMB) jenjang SD hingga SMP.
Kepala Dikbud Kota Mojokerto Ruby Hartoyo mengungkapkan, paket bantuan sepatu bagi siswa baru saat ini sedang dalam proses pengadaan melalui e-katalog. ’’Sudah berproses, sekarang mulai tahap produksi,’’ tandasnya.
Dikbud mengalokasikan paket bantuan sepatu sebanyak 5 ribu pasang berdasarkan estimasi kuota peserta didik baru tahun ajaran 2025/2026. Untuk jenjang SD/SMP negeri diplot sekitar 3.542 paket. Selain itu, lembaga SD/SMP swasta juga dijatah sebanyak 1.648 paket. ’’Karena semua siswa baru akan dapat bantuan sepatu,’’ paparnya.
Ruby menyebutkan, pengadaan bantuan sepatu gratis ini dianggarkan sekitar Rp 600 juta lebih dari APBD. Masing-masing terbagi menjadi dua paket untuk jenjang SMP dan SD negeri/swasta. ’’Untuk SMP sekitar Rp 300 juta lebih, sedangkan yang SD kurang lebih juga sama cuma nilainya lebih rendah sedikit,’’ tandas dia.
Dikatakannya, proses produksi dilakukan secara bertahap untuk menyesuaikan ukuran sepatu. Sehingga, pada tahap awal ini pengerjaan hanya akan mencakup 75 persen dari total kebutuhan. Sementara sisanya akan dilanjutkan setelah masa pendaftaran SPMB awal Juni nanti.
Karena itu, setiap calon peserta didik diminta untuk menyetorkan ukuran sepatu masing-masing saat pendaftaran nanti. ’’Makanya yang ukuran rata-rata sepatu dikerjakan lebih dahulu, sekitar 25 persen akan dikerjakan menunggu ukuran resmi nanti,’’ pungkasnya.
Sedangkan untuk penyaluran bantuan, sepatu akan diserahkan sebelum tahun ajaran baru 2025/2026. Penyerahan dilakukan bersamaan dengan bantuan seragam gratis untuk peserta didik baru. (ram/fen)
Editor : Hendra Junaedi