Di bawah kepemimpinan Rahayu Wijayati, SMP Negeri 2 Kutorejo kian moncer. Bagaimana tidak, setiap bulan selalu ada prestasi yang ditorehkan anak didiknya. Akhir Februari lalu, setidaknya tiga siswi SMPN 2 Kutorejo berhasil meraih kejuaraan nonakademik.
Masing-masing Zulfa Rahmadhani Pratiwi dan Nabila Dwi Precilia Ayu Nurolis. Dua siswa kelas VIII ini memperoleh juara 3 tari tradisional kreasi baru tingkat Jawa Timur, di GOR Diknas Kabupaten Mojokerto.
’’Selain itu, siswa kami atas nama Agnes Rohmadhona yang kini duduk di kelas IX, menjadi juara 1 tingkat nasional. Dia berhasil meraih juara itu di ajang Puteri Kartini,’’ kata Rahayu.
Lomba Puteri Kartini Remaja Indonesia Beauty of Indonesia sendiri berlangsung di Yogyakarta.
Menurutnya, konsistensi peserta didiknya dalam menghasilkan sederet prestasi setiap bulan merupakan bentuk pembinaan dari pihak sekolah.
Yang mana, mereka difasilitasi untuk mengembangkan kemampuan hard skill maupun soft skill.
’’Kami sebagai guru memiliki tanggung jawab untuk mengantarkan peserta didik menuju ke ajang kompetisi. Capaian prestasi ini tentu bisa memacu semangat mereka,’’ bebernya.
Rahayu bertekad untuk memaksimalkan pembinaan dan literasi sesuai dengan kurikulum yang diprogramkan agar muridnya terus berprestasi. Siswa dibekali dengan literasi numerasi maupun penanaman budaya karakter positif.
’’Selama Ramadan ini, siswa dibiasakan mengikuti kultum setiap hari, setelah salat Duha berjamaah di lapangan sekolah. Selain itu, mereka juga rutin mengikuti tadarus Alquran secara bergilir di musala sekolah,’’ papar dia.
Dia menambahkan, melalui segudang prestasi yang telah diraih, SMPN 2 Kutorejo berupaya membuktikan dedikasinya.
Yakni, dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang memberdayakan peserta didik untuk mencapai prestasi yang tinggi dan berkompeten di masa depan.
”Untuk meraih prestasi tersebut kami selalu mengupayakan siswa terwadahi minat bakatnya dengan fasilitas yang ada. Dengan harapan, mereka mampu berdaya saing di luar sekolah,” tandasnya. (oce/ris)
Editor : Hendra Junaedi