Bulan Depan Tambah Dapur SPPG
KOTA - Sasaran program makan bergizi gratis (MBG) di Kota Mojokerto akan diperluas. Rencananya, dapur satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG) bakal ditambah untuk meningkatkan target menjadi 24 ribu penerima.
Pemkot Mojokerto bersama Badan Gizi Nasional (BGN) segera melakukan percepatan perluasan sasaran MBG. Dalam waktu dekat, penambahan dapur SPPG akan digulirkan secara bertahap. ’’Ya, Insyaallah akan ditambah kurang lebih lima sampai enam titik lagi,’’ ungkap Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kota Mojokerto Ruby Hartoyo.
Dikatakannya, penambahan dapur SPPG itu bertujuan memperluas target sasaran. Karena pada tahap awal pelaksanaan program MBG di Kota Mojokerto baru menyasar kisaran 3.247 penerima. ’’Harapannya dengan ditambahnya dapur umum MBG nanti bisa bertambah menjadi 24 ribuan penerima,’’ paparnya.
Penambahan dapur SPPG diperkirakan mulai dilaksanakan pada April mendatang. Sebab, ungkap dia, perluasan target sasaran MBG ini masuk sebagai salah satu prioritas program quick win dari Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari.
Ruby menjelaskan, sasaran penerima manfaat program MBG tidak hanya menyasar peserta didik. Tetapi juga diberikan kepada ibu hamil (bumil), ibu menyusui, hingga balita. ’’Termasuk juga lansia yang ke depan masuk dalam target penerima,’’ imbuhnya.
Terkait lokasi, dapur SPPG akan disebar di tiga wilayah kecamatan se-Kota Mojokerto. Masing-masing unit diestimasikan mampu menyuplai kurang lebih 3-4 ribu porsi makanan. Dan, seluruhnya akan dinaungi BGN yang mengampu program prioritas nasional ini. Meski demikian, sentra dapur MBG diharapkan akan melibatkan para pelaku UMKM maupun menggandeng penyedia jasa katering lokal Kota Mojokerto.
Untuk diketahui, program MBG di Kota Mojokerto telah digulirkan sejak 24 Februari lalu. Di tahap awal, pelaksanaan baru dilakukan di 9 perwakilan sekolah di wilayah Kecamatan Magersari yang diuplai dari satu dapur SPPG. Antara lain di SDN Wates 1, 3, 4, dan 6 yang diterima 664 siswa; SMPN 9 dengan 570 siswa, SMAN 2 Mojokerto sebanyak 1.291 siswa, serta di SMK Raden Patah yang dijatah 344 siswa. Selain itu, program MBG juga diberikan untuk jenjang PAUD. Meliputi TK Dharma Wanita Dikbud dengan 41 siswa serta PG/TK Karya Bakti 73 siswa. (ram/fen)
Editor : Hendra Junaedi