Dispendik Pastikan Semua Peserta Masuk Kuota
KABUPATEN – Ribuan calon peserta pendidikan profesi guru (PPG) sedang diselimuti kekhawatiran akan nasib mereka. Ini setelah Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendasmen) mengumumkan adanya pemangkasan kuota secara besar-besaran.
Namun, di tengah ketidakpastian ini, Dinas Pendidikan (Dispendik) Kabupaten Mojokerto justru memberikan angin segar. Peserta yang sudah terdaftar hingga Desember 2024 tetap bisa melanjutkan prosesnya. ’’Sampai saat ini belum ada informasi pemangkasan. Kami berharap sekitar seribu guru PPG ini bisa masuk kuota semuanya,’’ ungkap Kabid Tenaga Pendidik dan Kependidikan (Tendik) Dispendik Kabupaten Mojokerto Hanafi Zuhri, kemarin.
Ia mengimbau, calon peserta PPG di Kabupaten Mojokerto yang lolos administrasi sebelum Desember 2024 lalu tidak perlu khawatir. Berdasarkan surat keputusan Januari lalu, hasil seleksi administrasi PPG Provinsi Jawa Timur telah diplot sebanyak 48.502 orang.
’’Untuk wilayah Kabupaten Mojokerto sendiri, secara riil belum ada. Karena pengumuman awal langsung aksesnya di Sim-PKB guru masing-masing. Sedangkan total keseluruhan untuk dilihat belum muncul,’’ tuturnya. Dengan demikian, di tengah gelombang ketidakpastian ini, ia meminta para guru tetap fokus menjalankan tugasnya dengan penuh dedikasi.
Dia menegaskan, calon peserta PPG di Kabupaten Mojokerto yang telah lulus administrasi tetap bisa melanjutkan proses hingga pemanggilan untuk mengikuti program PPG. ”Untuk kuota tahun 2025 di Kabupaten Mojokerto, kami masih menunggu informasi lebih lanjut. Namun, bagi peserta PPG yang telah terdaftar sejak Desember 2024, dipastikan tetap melanjutkan programnya,’’ imbuhnya.
Sebelumnya, pemangkasan kuota PPG ini mencuat setelah Menteri Mendasmen Abdul Mu’ti memaparkan adanya rekonstruksi anggaran yang menyebabkan target peserta PPG berkurang drastis dari 806 ribu guru menjadi hanya 400 ribu guru.
Hanafi menambahkan, meski ada kebijakan efisiensi, pihaknya tetap berkomitmen untuk memastikan kelancaran proses PPG bagi calon peserta. ’’Kami berharap calon peserta tidak khawatir, karena kami pastikan peserta di Kabupaten Mojokerto tetap masuk kuota semua. Guru-guru harus tetap fokus menjalankan tugasnya sebagai pendidik,” pungkasnya. (oce/ris)
Editor : Hendra Junaedi