Tema gaya hidup berkelanjutan menjdi cikal bakal kegiatan membatik teknik ecoprint yang dilaksanakan siswa kelas VIII dan IX SMPN 2 Dawarblandong. Kegiatan ini kian mengukuhkan sekolah tersebut siap menuju sekolah adiwiyata nasional.
Kepala SMPN 2 Dawarblandong Suntoro mengatakan, pelaksanaan proyek penguatan profil pelajar Pancasila (P5) yang diisi dengan kegiatan membatik ecoprint menjadi upaya dalam mewujudkan peserta didik yang cekatan (cerdas, berkarakter, dan berbudaya lingkungan). ’’Cekatan ini adalah visi SMPN 2 Dawarblandong sebagai sekolah adiwiyata,’’ ujarnya, kemarin.
Suntoro menuturkan, membatik ecoprint sengaja dipilih untuk pelaksanaan tema P5 kali ini. Sebab, tekniknya menggunakan pewarnaan dari bahan alami. Para siswa melakukan praktik ecoprint pada media kain kanvas dengan memanfaatkan berbagai macam daun dan bunga yang ada di lingkungan sekolah. ”Alat yang digunakan sangat sederhana. Cukup dengan bantuan palu, telenan, plastik, dan klip kertas saja ternyata bisa menghasilkan karya yang indah dan beragam,” imbuhnya.
Dia menambahkan, kegiatan ini diharapkan dapat membentuk karakter siswa agar menjadi individu yang bertanggung jawab, peduli terhadap lingkungan, dan memiliki keterampilan praktis dalam menciptakan produk yang ramah lingkungan. Hasil dari batik ecoprint tersebut bakal dipajang di dinding kelas untuk mendukung berbagai kegiatan lingkungan di sekolah.
Seperti program penilaian sekolah adiwiyata. ’’Sehingga pelaksanaan P5 ini tidak hanya menghasilkan produk yang berguna, tetapi juga mengajarkan kepada siswa tentang pentingnya berkontribusi dalam meningkatkan kualitas lingkungan sekitar,’’ tandasnya. (oce/ris)
Editor : Hendra Junaedi