SECARA sekilas, jika dilihat dari depan gedung SMK Negeri 1 Jatirejo layaknya sekolah pada umumnya. Namun jika memasuki ke area kompleks sekolah, mata seakan terasa teduh dan nyaman berkat suasana yang didapatkan dari atmosfer sekolah tersebut.
Maklum, di bawah kepemimpinan Heru Susianto, lembaga vokasi ini sempat menyabet gelar Sekolah Bersih tingkat Kabupaten/Kota Mojokerto. Tak sekadar bualan belaka. Memang, suasana sekolah tampak hijau, asri dan bersih. ’’Sekolah ini punya lahan yang luas. Semua siswa maupun guru memang kita budayakan untuk memiliki kebiasaan menjaga kebersihan dan keasriannya,’’ katanya.
Selain menonjolkan kepedulian lingkungan, dengan tujuh program keahlian yang ditawarkan pada siswa, SMKN 1 Jatirejo dikenal sebagai sekolah dengan dua program unggulan. ’’Di antara tujuh program keahlian, ada dua yang unggulan. Pertama, teknik sepeda motor dan tata busana,’’ sebut Heru.
Keunggulan dua program keahlian itu dibuktikan dengan banyaknya capaian prestasi akademik yang ditorehkan. Di jurusan teknik sepeda motor, tahun lalu dipercaya PT Astra Honda Motor sebagai sebagai Tempat Uji Kompetensi (TUK) Astra Honda. ’’Insyaallah tahun ini memfasilitasi sekolah lain untuk menjadi pelaksanaan TUK. Di Jawa Timur, SMKN 1 Jatirejo masuk dalam empat besar sekolah yang melaksanakan TUK bersama PT Astra Honda Motor,’’ paparnya.
Sedang di program keahlian tata busana, anak didiknya banyak yang berhasil meraih penghargaan lewat kompetisi karya. Salah satunya dalam ajang East Java Fashion Harmony yang digelar tahun lalu. ’’Untuk tata busana, anak-anak sering mebngikuti pameran karya dan selalu menang,’’ imbuh dia.
Di sisi lain, prestasi nonakademik yang diraih SMKN 1 Jatirejo juga beragam. Sebab, lembaga ini juga berkomitmen mewadahi bakat dan minat siswa. Antara lain seperti prestasi di olahraga karate, voli, futsal, dan LKBB. ’’Anak-anak kita fasilitasi untuk ikut ekstrakuikuler. Karena, saat ini menjadi juara tidak harus di kelas, tapi bisa dari lomba lainnya,’’ ulasnya.
Kenyamanan dan kondusivitas pembelajaran di SMKN 1 Jatirejo melahirkan lulusan yang sukses. Wujudnya, dari hasil tracer studi tahun lalu, mayoritas lulusan bekerja dan menjadi wirausahawan. Rinciannya, sebanyak 88 persen bekerja di industri, 35 persen mendirikan usaha, dan 11 persen lainnya melanjutkan ke perguruan tinggi. ’’Tahun kemarin, ada enam siswa yang bekerja ke Jepang. Alhamdulillah, lulusan kami memang mayoritas kebanyakan bekerja dan menjadi entrepreneur dengan yang dibekali fasilitas pembelajaran yang telah mereka dapatkan selama di sekolah,’’ tandasnya. (oce/fen)
Editor : Hendra Junaedi