Hari Pertama Dibuka, Manfaatkan Jalur Prestasi
MOJOKERTO RAYA - Rangkaian agenda seleksi nasional penerimaan mahasiswa baru (SNPMB) sudah dimulai. Senin (6/1) lalu, seluruh SMA/SMK di Mojokerto mulai mendaftarkan siswanya ke akun SNPMB. Salah satunya di SMA Negeri 1 Mojokerto.
Kepala SMAN 1 Mojokerto Raden Imam Wahjudi mengatakan, kemarin (8/1) merupakan hari pertama pendaftaran siswa SNPMB untuk siswa eligible atau telah memenuhi persyaratan. Pendaftaran dilakukan secara online dengan mengakses https://portal-snpmb.bppp.kemdikbud.go.id.
”Karena sekolah kami sudah punya akun SNPMB lama. Jadi, nggak perlu membuat akun baru. Hanya siswanya saja yang membuat akun,” jelasnya. Pendaftaran yang dilakukan saat ini, khusus bagi siswa yang telah memenuhi syarat. Yakni, telah mengantongi catatan prestasi. Baik prestasi akademik maupun nonakademik. ”Diawali dengan pengisian pangkalan data sekolah dan siswa (PDSS) dulu,” ungkapnya.
Imam menambahkan, PDSS sendiri bisa dilakukan secara manual atau otomatis. Sebab, sekolahnya sudah menerapkan e-rapor. ”Kalau di Mojokerto rata-rata sudah otomatis, karena sudah pakai e-rapor semua,” papar ketua MKKS SMA Negeri Kota ini.
Sementara itu, Kacabdindik Wilayah Kabupaten Kota Mojokerto Mudianto menyatakan, proses SNPMB tahun 2025 hampir sama dengan sebelumnya. Yaitu, dibuka melalui tiga jalur. Antara lain, jalur seleksi nasional berdasarkan prestasi (SNBP), seleksi nasional berdasarkan tes (SNBT), dan jalur seleksi mandiri.
”Pertama, diawali untuk jalur prestasi. Yang paling penting saat ini adalah pengisian PDSS dulu,” tegasnya. Meski demikian, lanjut Mudianto, tetap ada beberapa perubahan dalam penerimaan mahasiswa baru. Meliputi, penambahan kuota bagi siswa yang telah memenuhi persyaratan SNBP. Serta, pada SNBT, ada keleluasaan bagi siswa untuk memilih program studi empat secara maksimal.
”Perbedaan mencolok dari tahun sebelumnya adalah pilihan maksimal empat prodi bagi siswa yang akan meneruskan ke jenjang D3 dan D4,” tandasnya. Proses pendaftaran sekolah dan siswa di jalur prestasi akan ditutup pada 16 Januari nanti. (oce/ris)
Editor : Hendra Junaedi