KOTA - Pemkot Mojokerto terus mematangkan persiapan pelaksanaan program makan bergizi gratis di sekolah. Rencananya, program prioritas nasional ini akan digulirkan mulai Januari ini.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kota Mojokerto Ruby Hartoyo mengungkapkan, pemerintah pusat telah melakukan evaluasi terhadap kesiapan program makan bergizi gratis. Menurutnya, melalui Badan Gizi Nasional (BGN) juga telah menunjuk penyedia jasa katering untuk menyalurkan paket makanan ke sekolah-sekolah. ’’Dari BGN sudah mengecek kesiapan sejak Desember lalu dan dievaluasi lagi awal Januri kemarin,’’ tandasnya, Minggu (5/1).
Sebagai tahap awal, pelaksanaan perdana program makan bergizi gratis bakal digulirkan mulai awal semester genap tahun ajaran 2024/2025. Rencananya akan dilaksanakan per Januari ini.
Hanya saja, penyedia jasa katering masih perlu melakukan sejumlah penyesuaian berdasarkan hasil evaluasi BGN. Menurut Ruby, upaya itu dilakukan untuk memenuhi standar yang ditetapkan. ’’Ada beberapa kesiapan yang harus dipenuhi. Salah satunya dapur yang harus ada penyesuaian,’’ tandas dia.
Disebutkannya, pada tahap evaluasi pertama program makanan bergizi gratis akan menyasar sebagian lembaga sekolah di wilayah Kecamatan Magersari. Meliputi jenjang TK, SD, SMP, hingga SMA dengan total sasaran sekitar 3.500 paket makanan.
Ruby menambahkan, jika semua standar sudah terpenuhi, maka program makan bergizi gratis diperkirakan akan direalisasikan mulai pekan depan. ’’Insya Allah kalau sudah siap semua per tanggal 13 Januari dari BGN sudah bisa mulai,’’ paparnya.
Di sisi lain, Pemkot Mojokerto tahun ini juga telah menyiapkan anggaran sekitar Rp 10 miliar untuk menyokong pelaksanaan program nasional ini. Namun, Ruby menyebut masih menunggu petunjuk teknis dari pemerintah pusat untuk pelaksanaannya. ’’Karena kita menyiapkan anggaran untuk sharing, jadi kita masih menunggu petunjuknya dahulu,’’ pungkas dia. (ram/fen)
Editor : Hendra Junaedi