Perkembangan teknologi yang kian pesat menuntut lulusan saat ini harus memiliki pengetahuan dasar tentang teknologi dan skill mumpuni. Untuk itu, tim pengabdian masyarakat (Abdimas) teknik mesin Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) memberikan pelatihan 3D print sebagai alat peraga pembelajaran bersama MGMP Fisika Mojokerto. SMAN 1 Sooko menjadi tuan rumah pelaksanaan kegiatan yang diikuti guru fisika SMA/MA se-Mojokerto tersebut, kemarin (29/8).
Ketua MGMP Fisika Mojokerto Mujib mengatakan, kegiatan kolaborasi ini diharapkan dapat memberikan pengetahuan dan keterampilan baru tentang pembuatan alat peraga digital untuk pembelajaran fisika. Yakni, dengan memanfaatkan 3D print yang mudah dan terjangkau untuk digunakan para guru. ’’Tujuan dari kegiatan ini nanti supaya bapak ibu guru bisa menggunakan alat peraga. Sehingga dari teorinya bisa diterapkan ke anak-anak,’’ katanya.
Ketua MKKS SMAN Kabupaten Mojokerto sekaligus Kepala SMAN 1 Sooko Sutoyo menyambut baik adanya pelaksanaan yang digelar di aula Graha Makarim SMAN 1 Sooko tersebut. Sutoyo bahkan memberikan apresiasi kepada MGMP Fisika yang telah membuat terobosan melalui pelatihan alat peraga tersebut bersama ITS. ’’Memang, harusnya MGMP punya jaringan yang luas dengan universitas. Dan harapannya, kegiatan semacam ini bisa menjadi kegiatan rutin dan ending-nya nanti berdampak (positif) pada siswa,’’ imbuh Sutoyo.
Departemen Teknik Mesin ITS turut menyerahkan hibah mesin 3D print kepada MGMP Fisika Mojokerto dan MKKS SMAN Kabupaten Mojokerto. Dalam kegiatan tersebut, guru fisika SMA/MA se-Mojokerto mendapatkan materi seputar pengertian, manfaat, jenis, potensi, dan teknik pembuatan alat peraga dari 3D print. Selain itu, pada tahap ini dilakukan pula simulasi pembuatan yang memberikan gambaran kegiatan, serta praktik pembuatan alat peraga pembelajaran fisika menggunakan 3D print. (oce/ris/adv)
Editor : Imron Arlado